Menurutnya, perlu dibangun karakter berpikir yang sesuai dengan kaidah kaidah logika yang berorientasi agar cara berpikir dosen itu menjadi lurus, tidak keluar dari kaidah kaidah mantiq , logika saintific, dan juga tidak keluar dari 5 pondasi dasarnya yaitu theologi, ontologi, epistomolgi, aksiologi dan eskatologi.
“ Jadi 5 dasar itu harus dibangun dan harus menjadi karakter berpikir masyarakat akademik di lingkunagn FDK, Sehingga, setiap aktivitas akademik mulai dari niat,berkata dan bertindak benar benar linear tidak keluar dari 5 perinsf dasar tadi.” Ujar Enjang.
Dijelaskan Dekan, membangun karakter berpikir lurus penting, sebab Kajian ilmu dakwah itu kan, harus bertolak dari quran dan hadist sebgai doktrin, dan juga harus berdasar kepada realita empiris. Sebab itu, sintesa antara penomena di lapangan dengan doktrin agama, itu memerluka cara berpikir yang lurus.













