Bandung, BEDAnews,-
Tim reserse kriminal gabungan dari Polres Cianjur, Polres Cidaun, Sindang Barang dan Agrabinta jajaran Polda Jabar berhasil menangkap lima perampok kelompok Lampung melalui drama baku tembak di hutan Tegal Bandung Sindang Barang dan Kampung Tipar, Desa Karya Bakti Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur, Jumat (9/1/2015).
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono mengatakan petugas berhasil menangkap pelaku setelah melakukan pengepungan mulai pukul 09.30 WIB hingga menjelang sore hari.
“Lima pelaku berhasil ditangkap, yakni Idris, Eriyanto, John, Yendri dan Heriyanto, kini ditahan di Mapolres Cianjur. Anggota kami juga menyita tiga pucuk senjata api jenis revolver dari para tersangka,” ungkap Pudjo, Minggu (11/1/2015)
Pudjo menjelaskan, tim reskrim yang dipimpin Kapolres Cianjur melakukan penyisiran di hutan Tegal Bandung Sindang Barang dan Kampung Tipar Desa Karya Bakti Kecamatan Cidaun perbatasan wilayah Cidaun dan Sindangbarang untuk menangkap pelaku curas (pencurian dengan kekerasan) bersenjata api yang merupakan kelompok Lampung-Tulang Bawang.
"Saat penangkapan sempat terjadi baku tembak. Pelaku yang bersenjata sempat menembaki anggota," ujarnya.
Pudjo mengungkapkan, saat itu anggota yang melakukan penyekatan ditembak oleh para pelaku. Anggota pun balas menembak sehingga satu orang pelaku Eriyanto terserempet peluru di bagian pantat kanan.
Setelah terjadi tembak menembak, lanjut Pudjo, pelaku kemudian masuk ke arah Kampung Tipar namun tertahan oleh truk mogok. Pelaku lari dan masuk ke hutan Tegal Bandung melintasi sungai Ciujung. Pelaku bernama Idris tertangkap di bantaran sungai Ciujung, Eriyanto tertangkap di hutan Tegal Bandung, dan John tertangkap ketika bersembunyi di dalam gua di lereng hutan Tegal Bandung.
Pudjo menambahkan, sore harinya tim pun kembali menangkap dua tersangka lainnya, yakni Yendri dan Heriyanto setelah melakukan penyisiran ke Hutan Batukunti pedalaman Cidaun mendekati Cinerang Kecamatan Naringgul. "Tim sempat kesulitan mengevakuasi pelaku karena kawasan hutan yang terjal. Kelimanya kini diperiksa di Polres Cianjur untuk pendalaman," pungkasnya. (Lanie)













