Kemudian, telah menyosialisasikan pesan kunci yang mendorong, memotivasi masyarakat untuk bersedia melakukan vaksinasi Covid-19.
Sedangkan hal-hal yang perlu diperbaiki, di antaranya pencatatan vaksin dan logistik vaksinasi dalam aplikasi SMILE atau Sistem Monitoring Imunisasi dan Logistik Elektronik belum akurat.
“Lalu, pelayanan vaksinasi Covid-19 belum sepenuhnya sesuai dengan standar pelayanan vaksinasi Covid-19 dan SOP tentang edukasi dan sosialisasi protokol kesehatan pascavaksinasi di lokasi pelayanan vaksinasi belum disusun oleh masing-masing pemerintah daerah,” katanya.
“BPK menyimpulkan bahwa efektivitas pada pelayanan vaksinasi Covid-19 ini dipengaruhi oleh permasalahan-permasalahan yang telah disebutkan tadi dan kami mohon permasalahan tersebut untuk segera diperbaiki,” pesan Agus.












