Teriak=Suara rakyat”.
Hasilnya:
Etika Dipensiunkan: Tidak diajari menghormati yang sepuh, menghormati orangtua sayang-sayangilah yang muda”. Yang diajarin: “Hantam kromo yang berkuasa, itu pahlawan”.
1. *Adab Dibuang* : Diskusi ilmiah itu ada adabnya: Dengerkan dulu, catat, bantah pake data + logika. Bukan pake urat leher dan kata kasar.
2. *”Ilmuwan” Jadi “Jagoan Orasi”*: Gelar S1 tapi kelakuannya kayak preman terminal. Pinter debat kusir, tapi nol “rasa hormat”.
UGM gagal? Bukan UGM saja, tetapi, sistemnya telah gagal*. Kampus disulap menjadi “pabrik aktivis demo”, bukan “pabrik ilmuwan beradab”.
*LOGIKA BERFIKIR YANG NGAWUR*
1. “Menantang Diskusi Presiden, didatangi Menteri Malah Teriak” → Itu Bukti tidak Siap berduskusi tidak mampu.













