Sementara itu, ketua Pengprov TI Sulawesi Tengah, Sumarno Syamsuri juga menyatakan, bersyukurnya sistem aplikasi online TIIS ini bisa diluncurkan. Hal ini menurutnya sebagai solusi terkait berbagai permasalahan yang disebabkan karena luasnya negara kita, yang menurutnya berdampak tidak meratanya populasi dan kualitas atlet taekwondo, serta sulitnya PBTI mencari bibit-bibit potensial yang ada dipelosok daerah.
Dengan diimplementasikannya TIIS ini, menurutnya menggambarkan bahwa, PBTI sangat responsif dalam menjawab segala permasalahan tersebut. Dan hal ini telah dibuktikannya ketika Pengprov TI Kalteng menyelenggarakan UKT Geup dengan penggunaan TIIS untuk kedua kalinya. Hasilnya cepat, mudah, efektif dan terutama up to date sehingga memuaskan para atlet dan para orang tua.













