Bandung, BEDAnews
DPRD Jawa Barat secara aklamasi telah menyetujui Rancangan Peraturan daerah (raperda) tentang perubahan APBD Jawa Barat TA 2013, yang didalamnya menyangkut pengalokasian anggaran Bantuan Opersional Sekolah (BOS) untuk tingkat SMTA sederajat menjadi Peraturan daerah, melalui rapat paripurna yang berlangsung di ruang sidang paripurna DPRD Jabar, Jl. Diponegoro Bandung, Jumat (13/9).
Dalam laporannya, juru bicara badan anggaran DPRD Jabar Doni Ahmad Munir diantaranya menyatakan, anggaran untuk BOS SLTA berkisar Rp. 205 milyaran lebih yang akan didukung oleh 13 kabupaten kota di Jabar lainnya. Sehingga anggaran pendidikan secara keseluruhan pada APBD 2013 ini telah mencapai 20% lebih sebagai mana diamanatkan Undang-undang.
Sementara sebelumnya anggota Komisi E DPRD Jabar, M Sabikin meminta Gubernur Jabar Ahmad Heryawan untuk segera merealisasikan Bea siswa bagi pelajar tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SMA, SMK dan MAN) bagi sekolah negeri maupun swasta pada awal tahun ajaran 2013-2014. Adapun besarannya sebesar Rp. 100 ribu per bulan per siswa.
“Begitu APBD Perubahan 2013 diketok palu /disahkan, Komiisi E akan meminta Gubernur dan pihak Disdik Jabar untuk segera mungkin agar merealisasikan beasiswa bagi pelajar SLTA (SMA, SMK, MAN)”, ujar M Sabikin, kepada wartawan saat ditemui diruang kerja Komisi E.
Dikatakannya, berdasarkan rapat kerja Komisi E dengan pihak eksekutif/ Disdik Jabar, disepakati bahwa penyaluran beasiswa SLTA nanti, akan ditransfer langsung kerekening sekolah yang besarannya sesuai dengan jumlah siswa. Setiap siswa akan mendapatkan beasiswa sebesar Rp. 100 ribu per bulan, tanpa ada potongan dan tanpa pilih kasih antara siswa mampu dan tidak sama saja, semua mendapatkan beasiswa yang berasal dari APBD Provinsi dan APBN.
Bila ada sekolah menerapkan bayaran SPP lebih dari seratus ribu, maka kekurangannya diharapkan dapat dibantu oleh Kabupaten/kota, sehingga orang tua siswa tidak repot dan pusing lagi mencarikan biaya untuk anaknya sekolah di SLTA, ujar Sabikin yang maju kembali sebagai calaeg DPRD Jabar asal Dapil Jabar XI (Kab. Kuningan, Ciamis, Banjar dan Pangandaran). (hermanto)











