Bangsawan adalah mereka yang masih memiliki *keberanian moral untuk mempertahankan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi dan kelompok.*
Sebaliknya, istilah “bangsat” dalam tulisan ini bukan dimaksudkan sebagai label hukum terhadap individu tertentu, melainkan sebagai kritik moral-politik terhadap perilaku yang dianggap mengkhianati amanat konstitusi dan cita-cita Proklamasi.
*Jangan Biarkan Sejarah Ditulis oleh Para Pemenang*
Hari ini, kita melihat bagaimana kekuasaan dapat membangun dinasti politik, memperluas jejaring pengaruh, dan memanfaatkan institusi negara untuk mempertahankan legitimasi politik.
Nama Jokowi dan Gibran tentu menjadi bagian dari perdebatan tersebut.
Namun persoalannya tidak boleh berhenti pada satu keluarga atau satu pemerintahan.













