• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Ancaman Malware Meningkat Jelang Lebaran, BRI Minta Nasabah Waspada File APK

Ancaman Malware Meningkat Jelang Lebaran, BRI Minta Nasabah Waspada File APK

Asep Budi by Asep Budi
16 Maret 2026
in Ekonomi, News
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta || BEDAnews.id – Menjelang periode libur Lebaran, ketika intensitas komunikasi dan transaksi digital cenderung meningkat, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam menjaga keamanan rekening dan data pribadi.

Salah satu ancaman yang perlu diwaspadai adalah file aplikasi berformat APK yang berasal dari sumber tidak dikenal, yang kerap disebarkan melalui pesan singkat maupun aplikasi perpesanan seperti WhatsApp.

Dalam praktiknya, modus penipuan tersebut biasanya diawali dengan pesan dari oknum yang mengaku berasal dari instansi atau lembaga tertentu. Pesan tersebut disertai narasi yang dibuat meyakinkan serta dilengkapi lampiran file yang tampak seperti dokumen penting.

Beberapa contoh file yang kerap digunakan dalam modus tersebut antara lain undangan digital, surat yang mengatasnamakan layanan perpajakan, resi pengiriman paket, hingga berbagai dokumen lainnya yang dikemas seolah-olah merupakan informasi penting dan mendesak untuk segera dibuka.

BeritaTerkait

Pemkab Kapuas Susun Rencana Penanggulangan Bencana Daerah, Libatkan Lintas Sektor dan Akademisi

6 November 2026

Antisipasi Gangguan Operasional Pesawat, FDI Tasikmalaya Imbau Pilot Drone Tertib Aturan dan Koordinasi

5 November 2026

Padahal, ketika korban mengunduh dan memasang file tersebut pada perangkatnya, file tersebut dapat menjadi pintu masuk program berbahaya atau malware. Program ini dirancang untuk mencuri data pribadi, merusak sistem perangkat, hingga mengambil alih kendali perangkat tanpa sepengetahuan pengguna.

Selain itu, aplikasi APK yang berasal dari sumber tidak tepercaya juga berpotensi meminta berbagai izin akses pada perangkat pengguna. Izin tersebut kemudian dapat dimanfaatkan untuk memantau aktivitas pengguna, termasuk akses terhadap layanan keuangan yang tersimpan pada perangkat tersebut.

Direktur Information Technology BRI Saladin Dharma Nugraha Effendi menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital turut diiringi dengan meningkatnya berbagai modus kejahatan siber yang semakin beragam dan canggih. Oleh karena itu, kewaspadaan dari seluruh pihak menjadi hal yang sangat penting.

“Perseroan terus menyempurnakan kapabilitas pengamanan layanan digital agar tetap adaptif terhadap dinamika ancaman. Penguatan pengamanan dilakukan secara berkelanjutan untuk melindungi data serta akses transaksi nasabah. Keamanan dan kenyamanan nasabah menjadi perhatian yang dijalankan secara konsisten,” ujar Saladin.

Sebagai langkah pencegahan, BRI mengimbau nasabah untuk tidak mengklik, mengunduh, maupun menginstal aplikasi dari sumber yang tidak tepercaya. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak meneruskan pesan, file, maupun tautan yang mencurigakan kepada pihak lain.

Apabila menerima pesan yang terlihat janggal—misalnya menggunakan nada mendesak, menawarkan hadiah, meminta pembaruan atau verifikasi data, serta menyertakan lampiran file dari nomor yang tidak dikenal—nasabah diminta untuk tidak langsung mempercayainya, meskipun pesan tersebut mengatasnamakan bank atau layanan resmi lainnya.

Nasabah disarankan untuk terlebih dahulu memastikan kebenaran pengirim serta melakukan verifikasi sebelum mengambil tindakan lebih lanjut. Pengaktifan fitur keamanan tambahan seperti Two-Factor Authentication (2FA) juga sangat dianjurkan guna meningkatkan perlindungan terhadap akses layanan digital.

Apabila nasabah terlanjur mengunduh atau menginstal file APK yang mencurigakan, terdapat beberapa langkah yang perlu segera dilakukan. Langkah pertama adalah mematikan koneksi data seluler dan Wi-Fi guna mencegah potensi penyebaran atau pengiriman data ke pihak yang tidak bertanggung jawab.

Selanjutnya, pengguna disarankan untuk menghapus aplikasi yang telah terpasang, kemudian mengganti username, PIN, serta password akun BRImo maupun email yang terhubung dengan perangkat tersebut.

Sebagai langkah tambahan untuk memastikan perangkat kembali aman, nasabah juga dapat melakukan reset setelan pabrik (factory reset) melalui pengaturan perangkat agar sistem kembali bersih dari potensi kendali pihak tidak dikenal.

Selain itu, jika pesan yang diterima terindikasi sebagai penipuan, pengguna juga disarankan untuk segera memblokir nomor pengirim. Apabila ditemukan aktivitas mencurigakan pada rekening atau layanan perbankan, nasabah dapat langsung menghubungi Contact BRI di nomor 1500017 untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.

“BRI menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyaring informasi, terutama pesan yang disertai file atau tautan dari sumber tidak dikenal. Pengenalan indikasi ancaman sejak awal menjadi langkah penting untuk mencegah akses tidak sah terhadap data nasabah. Kolaborasi antara BRI dan nasabah menjadi fondasi dalam membangun ekosistem digital yang aman dan nyaman,” pungkas Saladin. (**)

Tags: Bank BRIDirektur Informationdokumen pentingFile APK BerbahayaLibur LebaranNasabahSaladin Dharma Nugraha Effendi
Previous Post

Bawa Celurit dan Corbek, Tiga Remaja Pelaku Tawuran di Demak Ditangkap

Next Post

Nurhadi Tegaskan Pentingnya Program Makan Bergizi Gratis dalam Membentuk Masa Depan Bangsa

Related Posts

News

Pemkab Kapuas Susun Rencana Penanggulangan Bencana Daerah, Libatkan Lintas Sektor dan Akademisi

6 November 2026
News

Antisipasi Gangguan Operasional Pesawat, FDI Tasikmalaya Imbau Pilot Drone Tertib Aturan dan Koordinasi

5 November 2026
Edukasi

DPRD Jabar Berharap Seluruh Venue Pertandingan Proprov Dipersiapkan Secara Optimal

5 November 2026
News

Kemendagri Dampingi Hulu Sungai Utara Tingkatkan Kualitas Pelayanan Dasar

4 November 2026
News

Kemendagri Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah, BPD, Fintech dan Dunia Usaha untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi Digital

4 November 2026
Poto: Istimewa
Hukum

Bareskrim Polri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal Presiden RI, Satu Orang Masih Diperiksa

4 November 2026
Next Post
Sosialisasi program makan bergizi gratis di Kediri

Nurhadi Tegaskan Pentingnya Program Makan Bergizi Gratis dalam Membentuk Masa Depan Bangsa

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021