Selain PT Amandina Bumi Nusantara, diperkenalkan juga Mahija Paramita Nusantara yang merupakan yayasan non-profit yang akan mendukung pengelolaan collection center, memastikan pemenuhan hak asasi manusia dan regulasi dalam rantai kegiatan pengumpulan sampah, pelaksanakan berbagai inisiatif untuk meningkatkan kesejahteraan para pemulung dan masyarakat, serta menjalankan penelitian dan pengembangan tentang peluang peningkatan daur ulang dan program lain terkait pemanfaatan PET dan pengumpulan plastik.
“Kolaborasi antara Amatil Indonesia dan Dynapack, sejalan dengan Sustainability Ambitions 2020-2040 Coca-Cola Amatil yang baru saja diumumkan,” ungkap Presiden Direktur Coca-Cola Amatil Indonesia dan Kepala (Chairman) PT Amandina Bumi Nusantara, Kadir Gunduz, saat peletakan batu pertama yang diresmikan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.
Salah satu fokus utama dalam Sustainability Ambitions 2020-2040 tersebut, lanjut Kadir Gunduz, adalah berkomitmen untuk menciptakan siklus tertutup pada kemasan dengan mencapai tingkat daur ulang atau konten terbarukan di setiap kemasan pada tahun 2030 sebesar 50%.










