Ketua Dewan Pembina YAHMI lebih lanjut mengemukakan, keprihatinan para alumni HMI di bidang politik ialah adanya indikasi kemunculan kelompok oligarki yang sangat mempengaruhi elite politik dalam mengambil keputusan.
“Di bidang ekonomi, pertumbuhan ekonomi yang dibanggakan pemerintah justru melahirkan kesenjangan yang terlalu menganga di tengah masyarakat, dan keprihatinan kita di bidang budaya adalah semakin jauhnya masyarakat, terutama generasi milenial dari budaya luhur bangsa,” katanya.
Mencermati permasalahan tersebut, Ahmad Ganis menegaskan, alumni HMI harus tetap berusaha menjaga persatuan dan senantiasa menghormati perbedaan serta mengharamkan permusuhan, terlebih permusuhan sesama anak bangsa.
Tokoh HMI Bandung yang tahun ini berusia 80 tahun, namun masih segar dan sistematis cara berpikirnya itu menyatakan, Indonesia adalah negara-bangsa majemuk dengan latar belakang masyarakat multikultural yang menjadi khazanah bangsa tidak ternilai.













