Dalam kaitan itu pula, Berliana menegaskan, YAHMI bertekad untuk melanjutkan kiprah dalam menopang perkaderan HMI yang menjadi bibit inteligensia Muslim, basis kelas menengah terdidik, dan sumber kepemimpinan nasional.
YAHMI juga merancang program dan kegiatan yang mencakup dakwah dan syiar Islam, kampanye publik, advokasi sosial, penguatan jaringan nasional-internasional, dan pengembangan ekonomi. Bahkan penguatan peran politik terutama dalam konteks kebijakan publik untuk mewujudkan kepentingan umum.
“Dengan demikian YAHMI diharapkan dapat terus berkontribusi dalam ikhtiar panjang untuk melakukan penguatan peran umat Islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia,” harap Kang Ber. (Red).













