Muhammadiyah didirikan di Yogyakarta oleh KH Ahmad Dahlan (Muhammad Darwis) pada 18 November 1912 dan Al-Khairiyah didirikan di Cilegon Banten oleh KH Syam’un pada 5 Mei 1925.
Ahmad Munji menjelaskan, jajaran PB Al-Khairiyah juga bersilaturahim dengan Anggota Komisi VIII DPR RI, Nurhuda di Jakarta pada 21 Juni 2022 sebagai kunjungan balasan. Sebelumnya, beberapa anggota Komisi VIII DPR melakukan kunjungan kerja ke Al-Khairiyah di Cilegon. Komisi VIII DPR RI sendiri membidangi pendidikan dan keagamaan.
“Setelah itu, kami melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pengurus Wilayah Al-Khairiyah DKI Jakarta dalam rangka konsolidasi dan sosialisasi program kerja PB Al-Khairiyah serta memberikan penguatan organisasi dengan tujuan meningkatkan semangat juang pergerakan keumatan untuk kemajuan Al-Khairiyah,” katanya. (Red).













