“Kami di Indonesia, khususnya para advokat kota Bandung dan masyarakat Indonesia pada umumnya mengalami duka yang sangat dalam atas apa yang dialami penduduk Palestina di Gaza,” ujarnya.
“Kita melihat di semua media sosial, rakyat Palestina mengalami penderitaan dan penindasan yang sangat dalam. Belasan ribu jadi korban kekejaman Israel, anak-anak dan wanita menjadi korban paling banyak,” ungkapnya.
Dikatakan Ali Nurdin, Palestina juga memiliki ikatan erat dengan bangsa Indonesia. Sejarah juga mencatat, pada Konferensi Asia Afrika tahun 1955. Negara Palestina menjadi salah satu negara pertama yang mengakui Kemerdekaan Indonesia.
Untuk itu, melalui gerakan ini dirinya beserta ratusan advokat yang tergabung di PERADI Kota Bandung, menyuarakan dan menyerukan kepada pemerintah Indonesia untuk menekan negara-negara untuk membuka embargo atau blokade bantuan kemanusiaan ke jalur Gaza. Serta mendesak negara penjajah Israel dibawa ke mahkamah Internasional.













