“Sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo, bahwa model kemitraan inclusive closed loop ini agar terus dikembangkan dan direplikasi di daerah lainnya untuk meningkatkan produktivitas dan nilai tambah petani,” kata Airlangga.
Hingga saat ini sudah terdapat 16 kabupaten yang sudah melakukan pengembangan kemitraan ini dan 10 kabupaten yang sudah merencanakan untuk terlibat dalam kemitraan ini.
Khusus Kabupaten Simalungun dengan luasan 2500 hektar menjadi daerah kedua setelah Kabupaten Deli Serdang, yang telah mengembangkan program Kemitraan Closed Loops Hortikultura di lahan seluas 1500 hektar pada 2022.
“Saya mengapresiasi Bupati Simalungun yang juga Bupati Deli Serdang beserta jajarannya yang melakukan pengembangan Kawasan Pertanian Terpadu untuk meningkatkan skala usaha, produktivitas, kualitas dan nilai tambah komoditas pertanian melalui inisiatif program yang saling menguntungkan,” ucap Airlangga.













