BANJARBARU || Bedanews.com – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto menyoroti rendahnya partisipasi Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam program SMK Go Global yang disiapkan pemerintah untuk membuka peluang kerja bagi tenaga kerja Indonesia di luar negeri. Ia menilai, pemerintah daerah perlu membangun ekosistem penyiapan tenaga kerja yang lebih kuat agar generasi muda daerah dapat memanfaatkan peluang kerja global secara optimal.
Edy mengungkapkan, dari target program yang mencapai sekitar 40 ribu peserta, Kalimantan Selatan baru memanfaatkan kuota sekitar 200 orang. Menurutnya, angka tersebut masih sangat kecil dan menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan pemerintah daerah.
โBeberapa program pemerintah seperti SMK Go Global, masa satu provinsi hanya baru memanfaatkan 200 orang, dari 40.000 hanya beberapa persen saja. Saya kira PR (Pekerjaan rumah) yang beratnya, yang harus diselesaikan,โ ujar Edy saat menyampaikan evaluasi terkait ketenagakerjaan dalam kunjungan kerja reses Komisi IX DPR RI ke Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/10).













