YOGYAKARTA || Bedanews.com – Udara hangat Selasa pagi, 22 September 2026, menyelimuti Aula Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) STAI Yogyakarta. Jarum jam tepat menunjuk pukul 10.00 WIB ketika riuh rendah ratusan mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan mendadak reda. Di depan ruangan, berdiri Kaisar Abu Hanifah, S.Fil.I., anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKB, yang bersiap menyampaikan orasi ilmiahnya dalam Stadium General.
Sebagai orator tunggal hari itu, Kaisar tidak membawa paparan kaku penuh angka statistik. Ia langsung menembak jantung persoalan generasi muda hari ini: jebakan menjadi penonton di ranah digital.
“Kita ini terlalu lama nyaman jadi pasar. Tiap hari jempol kita bergulir di layar ponsel, membeli barang buatan orang lain, sementara potensi ekonomi umat menguap begitu saja,” ujar Kaisar di hadapan audiens yang memadati ruangan.













