• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » MERAWAT ISTIQAMAH: Kunci Memanjangkan Usia Manfaat Ilmu di Rabiul Akhir

MERAWAT ISTIQAMAH: Kunci Memanjangkan Usia Manfaat Ilmu di Rabiul Akhir

Hargib by Hargib
18 September 2026
in Edukasi, Ragam
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : A.Rusdiana

Hari Jum’at, 18 September 2026, membawa kita memasuki bulan Rabi’ul Akhir 1448 H. Pergantian dari Rabi’ul Awal menuju Rabi’ul Akhir mengandung pelajaran penting. Jika Rabi’ul Awal menghidupkan kembali kecintaan dan kerinduan kita kepada Rasulullah Saw., maka Rabi’ul Akhir seharusnya menjadi ruang pembuktian: apakah kecintaan itu mampu bertahan ketika momentum peringatannya telah berlalu?

Cinta kepada Rasulullah Saw. tidak semestinya berakhir bersama berakhirnya rangkaian peringatan Maulid. Justru setelah momentum peringatan berlalu, cinta itu memperoleh pembuktiannya melalui ittibā’, yakni mengikuti jalan dan keteladanan Rasulullah Saw. Allah Swt. berfirman:

“Katakanlah (Muhammad), ‘Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.’ Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. Āli ‘Imrān [3]: 31).

BeritaTerkait

KOGANA SUMUT DAN POLITEKNIK MEDAN JALIN MoU PENGEMBANGAN TEKNOLOGI KEBENCANAAN

6 November 2026

Dugaan Menyadap Presiden Prabowo, Muslim Arbi: Listyo Sigit dan Gerombolannya Layak Dihukum Mati

6 November 2026

Ayat ini menunjukkan bahwa cinta tidak berhenti pada perasaan dan ungkapan, tetapi menuntut ittibā’—mengikuti Rasulullah Saw. dalam kehidupan nyata. Karena itu, kecintaan yang tumbuh dan dikuatkan pada bulan Rabi’ul Awal perlu diteruskan pada Rabi’ul Akhir dan bulan-bulan berikutnya melalui keteladanan yang istiqamah.

Rasulullah Saw. juga bersabda:

“Tidak sempurna iman salah seorang di antara kalian hingga aku lebih ia cintai daripada anaknya, orang tuanya, dan seluruh manusia.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Maka cinta kepada Rasulullah Saw. bukanlah cinta yang bersifat musiman. Rabi’ul Awal boleh berakhir, tetapi cinta kepada Rasul tidak berakhir; peringatan Maulid boleh selesai, tetapi keteladanan tidak boleh selesai. Cinta itu harus dilanjutkan menjadi pembiasaan berbuat baik, kesungguhan belajar, kejujuran bekerja, kesabaran mendidik, ketekunan menghasilkan karya, serta ketulusan mengabdikan ilmu bagi kemaslahatan umat. Dalam sebuah riwayat dari Anas bin Malik RA, Rasulullah Saw. juga bersabda:

“Barang siapa mencintai sunnahku, sungguh ia telah mencintaiku; dan barang siapa mencintaiku, ia akan bersamaku di surga.” (HR. at-Tirmidzi).

Riwayat terakhir ini dinilai berbeda oleh para ahli hadis. At-Tirmidzi menyebut jalurnya ḥasan gharīb, dan Ibn Hajar menilainya ḥasan, sementara sebagian ahli hadis lain melemahkan jalurnya. Karena itu, kandungan maknanya dapat menjadi penguat, sedangkan landasan utamanya tetap ayat Al-Qur’an dan hadis sahih di atas.

Dengan demikian, ukuran cinta kepada Rasulullah bukan hanya seberapa meriah kita mengenang kelahirannya, tetapi seberapa istiqamah kita menghidupkan keteladanannya setelah momentum peringatan berlalu. Di sinilah Rabi’ul Akhir memperoleh maknanya: dari mengenang menuju meneladani, dari mencintai menuju mengikuti, dan dari semangat menuju istiqamah,

Momentum ini juga bertepatan dengan dimulainya perjalanan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Di lingkungan perguruan tinggi, aktivitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat kembali bergerak. Dosen mengajar dan membimbing. Mahasiswa belajar, berdiskusi, dan mengerjakan tugas. Penelitian dirancang dan dilaksanakan. Pengabdian kepada masyarakat dipersiapkan. Seluruhnya menjadi bagian dari amanah Tri Dharma Perguruan Tinggi yang pelaksanaannya tidak berhenti pada aktivitas, tetapi juga menuntut tanggung jawab dan pertanggungjawaban kinerja secara berkala.

Karena itu, persoalan kita bukan hanya bagaimana memulai pekerjaan dengan semangat, tetapi bagaimana menjaga agar semangat berubah menjadi konsistensi; konsistensi menjadi karya; karya melahirkan manfaat; dan manfaat itu tetap hidup bahkan ketika kita sudah tidak lagi berada di tempat yang sama.

Inilah makna tema khutbah kita: “Merawat Istiqamah, Memanjangkan Usia Manfaat Ilmu dan Pengabdian di Bulan Rabiul Akhir.” Dari itu semua, setidaknya terdapat empat ikhtiar yang perlu kita renungkan bersama:

Pertama: Merawat Istiqamah sebagai Fondasi Kemuliaan; Istiqamah merupakan kemampuan untuk tetap berada di jalan kebaikan setelah seseorang memutuskan untuk beriman dan beramal. Sahabat Sufyan bin Abdullah Ats-Tsaqafi RA pernah berkata kepada Rasulullah Saw., “Wahai Rasulullah, katakanlah kepadaku tentang Islam suatu perkataan yang tidak akan kutanyakan lagi kepada siapa pun selain engkau.” Rasulullah Saw. menjawab:

“Katakanlah: Aku beriman kepada Allah, kemudian istiqamahlah.” (HR. Muslim).

Page 1 of 10
12...10Next
Tags: Kunci Panjang UsiaManfaat IlmuMerawat IstiqomahRabiul Akhir
Previous Post

Ali Maskun: ABPEDNAS Gelar Bimtek Bersama Kejari, Mendorong Peningkatan Kompetensi dan Kekompakkan Anggota

Next Post

Kodim Ponorogo Gelar Upacara Bendera 17 September 2026

Related Posts

Ragam

KOGANA SUMUT DAN POLITEKNIK MEDAN JALIN MoU PENGEMBANGAN TEKNOLOGI KEBENCANAAN

6 November 2026
Ragam

Dugaan Menyadap Presiden Prabowo, Muslim Arbi: Listyo Sigit dan Gerombolannya Layak Dihukum Mati

6 November 2026
Ragam

Kelola Kabupaten Berskala Besar, Kepala BKN Dorong Bojonegoro Jadi Pilot Project Manajemen Talenta Untuk Mewujudkan Visi Misi Daerah

6 November 2026
Ragam

Taiwan dan Dunia Bersinergi Menciptakan Solusi Iklim

6 November 2026
Edukasi

Ekoteologi dalam Inovasi, Pendidikan, dan Pengabdian

6 November 2026
Ragam

Singgasana di Atas Ingatan yang Lelah: Kala Kekuasaan Berjalan Tanpa Rem

6 November 2026
Next Post

Kodim Ponorogo Gelar Upacara Bendera 17 September 2026

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021