MADIUN || Bedanews.com – Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto menyebut, kesenian wayang kulit bukan hanya sebatas hiburan, tetapi juga menjadi salah satu sarana yang mampu menyatukan masyarakat.
“Seperti kita lihat malam ini, banyak masyarakat yang hadir, baik orang tua hingga anak-anak, dari laki-laki hingga perempuan, semuanya berkumpul bersama,” katanya usai menyaksikan pagelaran wayang kulit dalam rangka HUT ke-40 Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut (PPAL) yang digelar di Desa Garon, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Sabtu (29/8/2026).
Selain itu, menurutnya, keberadaan wayang kulit memiliki nilai yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat. Di tengah perkembangan zaman yang serba modern saat ini, kesenian tradisional tersebut tetap mampu menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat.













