• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Amplop Lima Puluh Juta dan Bisikan Halus di Balik Bilik Tradisi

Amplop Lima Puluh Juta dan Bisikan Halus di Balik Bilik Tradisi

angel angel by angel angel
24 Agustus 2026
in Ragam
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

YOGYAKARTA || Bedanews.com – Muktamar NU ke-35 di Jombang meninggalkan catatan kelam dalam memori kolektif jam’iyah: dugaan intervensi uang tunai untuk menjinakkan independensi Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA). Uang Rp50 juta yang dikemas rapi dalam amplop kecokelatan bukan lagi sekadar rumor warung kopi, melainkan potret gamblang dari apa yang oleh Marcus Mietzner dalam Junctions of Power: Clerical Networks and Political Coalitions in Indonesia (Singapore: ISEAS Publishing, 2009, hlm. 112) disebut sebagai komodifikasi otoritas keagamaan di tengah transisi oligarki internal organisasi Islam.

AHWA, yang sejatinya didesain sebagai benteng moral untuk menjaga kemuliaan pemilihan Rais Aam dari intrik politik pragmatis, justru diuji oleh godaan materi. Dalam tradisi pesantren, otoritas kiai selalu bersumber dari sanad ilmu dan kebersihan hati. Namun, ketika mekanisasi elektoral mulai mengadopsi tabiat politik praktis, uang bergerak menjadi bahasa universal. Gregory Fealy dalam bukunya Ijtihad Politik: Ulama dan Kekuasaan di Indonesia (Yogyakarta: LKIS, 2003, hlm. 87) telah mewanti-wanti bahwa institusi tradisional senantiasa rentan mengalami pergeseran nilai ketika dihadapkan pada kontestasi kekuasaan yang bernilai strategis bagi aktor eksternal.

BeritaTerkait

PRAHARA KETIGA: KETIKA NEGARA TERANCAM DARI JANTUNG KEKUASAAN

8 November 2026

Metamorfosa (Pelajaran) dari Joko Widodo (1)

8 November 2026
Page 1 of 4
12...4Next
Previous Post

Sinergi Babinsa, Yon TP 886, Damkar dan Warga Berhasil Jinakkan Api di Ngubalan

Next Post

Lentera Kecil dari Girisubo: Mahasiswa KKN STAI Yogyakarta Ubah Sore di Dusun Kandri Jadi Riang

Related Posts

Ragam

PRAHARA KETIGA: KETIKA NEGARA TERANCAM DARI JANTUNG KEKUASAAN

8 November 2026
Ragam

Metamorfosa (Pelajaran) dari Joko Widodo (1)

8 November 2026
Ragam

Republik di Balik Barikade: Menghitung Nalar Demokrasi di Bawah Bayang-Bayang Sepatu Laras

8 November 2026
Ragam

DPRD Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Komisi Pemilihan Umum Ke-73

8 November 2026
Ragam

Santrawan Paparang: Jangan Biarkan Polemik Ijazah Jokowi Menggantung, Uji Independen Diperlukan

8 November 2026
Ragam

Menganalisis Ijazah Yang Diunggah Dian Sandi, Dengan Ijazah Yang Dipamerkan di PN Jakarta Timur Dengan Ilmu Logika

7 November 2026
Next Post

Lentera Kecil dari Girisubo: Mahasiswa KKN STAI Yogyakarta Ubah Sore di Dusun Kandri Jadi Riang

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021