Oleh: Fulad
Bedanews.com –
*Pendahuluan*
Kita terbiasa membayangkan panglima sebagai sosok berseragam, memimpin pasukan di medan tempur, dan menentukan arah pertempuran melalui strategi militer. Namun sejarah menunjukkan bahwa tidak semua kemenangan ditentukan oleh senjata. Ada kekuatan lain yang sering luput dari perhatian, tetapi justru menentukan kemampuan suatu bangsa untuk bertahan hidup: pangan.
Tidak ada tentara yang dapat berperang dengan perut kosong. Tidak ada negara yang dapat mempertahankan kedaulatannya jika rakyatnya kesulitan memperoleh makanan. Karena itu, dalam banyak peristiwa sejarah, pangan sesungguhnya adalah panglima yang bekerja dalam diam. Ia tidak mengeluarkan perintah, tetapi menentukan siapa yang mampu bertahan dan siapa yang akhirnya menyerah.













