Bandung, Bedanews.com-
Guru Besar Ilmu Manajemen FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Lilis Sulastri, mengajak kita untuk merefleksikan makna Ramadhan dalam konteks manajemen dan kepemimpinan. Dalam artikelnya, Lilis menekankan bahwa Ramadhan dapat menjadi cermin besar bagi praktik manajemen, yang memperlihatkan siapa kita sebenarnya, sebagai pemimpin, sebagai profesional, atau sebagai manusia.
Hal itu, disampaikan Prof.Lilis dalam siaran pers yang diterima Bedanews.com, Selasa,24 Februari 2026
Menurut Lilis,Ramadhan bukan sekadar bulan ibadah individual, Ramadhan menjadi ruang sosial, ekonomi, dan organisasi yang menguji kualitas kemanusiaan kolektif,” kata Lilis. “Pertanyaannya, sejauh mana Ramadhan benar-benar membentuk organisasi yang lebih manusiawi, adil, dan beretika? Atau hanya menjadi simbol religius tanpa performansi?”











