SURAKARTA || Bedanews.com – Saat memberikan _keynote speech_ dalam Seminar Nasional Indonesian Association for Public Administration (IAPA) di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, Senin (09/02/2026), Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan, menegaskan bahwa, masa depan tata kelola birokrasi nasional sangat ditentukan oleh keberanian birokrasi melakukan transformasi digital dan meningkatkan efisiensi kerja.
Tanpa itu, Prof. Zudan sebut birokrasi justru berisiko menjadi beban pembangunan, bukan sebagai penggerak kemajuan.
Dalam forum yang mengusung “Budaya, Birokrasi dan Masa Depan Tata Kelola Nasional” ini, Prof. Zudan memaparkan potret besar birokrasi Indonesia yang saat ini ditopang oleh sekitar 6,5 juta Aparatur Sipil Negara (ASN), yakni dengan komposisi 54% merupakan PNS dan 46% diantaranya PPPK. Menurutnya, tantangan terbesar birokrasi ke depan bukan terletak pada jumlah ASN, melainkan pada ketepatan penempatan dan kecukupan kompetensi.













