BANDUNG, BEDAnews – Peran kolaborasi antara dunia industri dan pendidikan kembali menjadi sorotan dalam ajang The Digital Innovation Summit 2025 yang berlangsung di Soehanna Hall, SCBD Jakarta, Selasa 14 Oktober 2025.
Kegiatan ini diprakarsai oleh Polish Investment & Trade Agency (PAIH) bersama Kedutaan Besar Republik Polandia di Jakarta, dengan tujuan memperkuat kemitraan Indonesia dan Polandia dalam bidang teknologi, pendidikan, serta inovasi digital.
Salah satu sesi yang menarik perhatian adalah diskusi bertajuk Future of Workforce: How to Prepare Students for Unknown. Di sesi ini, Fahmi M. Syaban dari WIT Indonesia tampil sebagai pembicara bersama sejumlah pakar dari industri teknologi dan pendidikan.
Fahmi menegaskan pentingnya kolaborasi antara industri dan akademisi agar lulusan Indonesia tidak hanya siap mengisi kebutuhan kerja masa kini, tetapi juga mampu beradaptasi dengan jenis pekerjaan baru yang akan muncul di masa depan.
“Menyiapkan generasi masa depan tidak cukup hanya dengan kemampuan teknis. Mereka harus dilatih untuk berpikir kritis, kreatif, dan cepat belajar hal baru,” ujarnya.
Menurutnya, kerja sama yang berkelanjutan antara dunia pendidikan dan industri akan membentuk ekosistem yang tangguh. Kolaborasi semacam ini juga menjadi kunci dalam menciptakan tenaga kerja yang kompetitif di tingkat global.
Keterlibatan WIT Indonesia di forum internasional tersebut menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung transformasi digital yang berdampak positif bagi pendidikan dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia di Indonesia.**













