• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Selasa, Mei 12, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Rice Bran, Emas Coklat yang Kita Buang Setiap Hari: Sebuah Dosa Besar terhadap Masa Depan Bangsa

Rice Bran, Emas Coklat yang Kita Buang Setiap Hari: Sebuah Dosa Besar terhadap Masa Depan Bangsa

kris by kris
5 September 2025
in Ragam
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Agus Pakpahan (Pengamat Sosial)

JAKARTA || Bedanews.com – Setiap tetes keringat petani yang menanam padi di sawah, setiap butir gabah yang dihasilkan bumi Nusantara, menyimpan sebuah harta karun yang tak ternilai. Namun, dengan kesadaran penuh, kita memilih untuk membuang harta karun itu ke tempat pakan ternak. Harta karun itu bernama rice bran (dedak padi) dan pembuangannya adalah sebuah kisah tragis tentang bagaimana kita mengabaikan ilmu pengetahuan, mengkhianati kearifan leluhur, dan merusak masa depan sendiri.

*Pelajaran yang Terlupakan: Warisan Eijkman dan Nenek Moyang*

Pada tahun 1897, seorang ilmuwan bernama Christiaan Eijkman melakukan sebuah eksperimen sederhana di Jawa. Ia memberi makan ayam dengan nasi putih dan mereka jatuh sakit. Lalu, ia memberi mereka beras tumbuk (beras coklat), dan mereka sembuh. Dari sana, dunia menemukan Vitamin B1 dan Eijkman meraih Nobel. Ilmuwan Barat saja mengakui kehebatan beras tumbuk kita.

BeritaTerkait

PERTUNJUKAN-"Islands”,  sebuah program seni pertunjukan yang mempertemukan kepekaan tubuh dan dialog lintas budaya digelar di Teater Salihara Jakarta pada (9 dan 10 Mei 2026). (Foto: Taiwan Economic and Cultural Office/TECO).

Salihara dan Grup Tari Taiwan Hadirkan “Islands”, Pertunjukan Dialog Tubuh dan Identitas

11 Mei 2026

Naga itu Bernama Adam Alis, Hadang Persija 2-1 Langsung

11 Mei 2026
Page 1 of 6
12...6Next
Previous Post

Praktisi Spiritual: Konflik Bisa Terjadi, Ajak Pemimpin Belajar dari Gunung Padang

Next Post

Pemerintah dan DPR, Perlu Mendengarkan 8 Tuntutan FPP dan TPUA Secara Langsung

Related Posts

PERTUNJUKAN-"Islands”,  sebuah program seni pertunjukan yang mempertemukan kepekaan tubuh dan dialog lintas budaya digelar di Teater Salihara Jakarta pada (9 dan 10 Mei 2026). (Foto: Taiwan Economic and Cultural Office/TECO).
Ragam

Salihara dan Grup Tari Taiwan Hadirkan “Islands”, Pertunjukan Dialog Tubuh dan Identitas

11 Mei 2026
Ragam

Naga itu Bernama Adam Alis, Hadang Persija 2-1 Langsung

11 Mei 2026
Ragam

BALA-BALA PERSIB

11 Mei 2026
Ragam

Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

11 Mei 2026
FOTO BERSAMA-Ketua IKA SPS UNNES, Irjen Pol Dr Susilo Teguh R, M.Si (duduk depan paling kiri) foto bersama para Pengurus, usai Silaturahim dan Rapat Kerja. (Foto Ist).
Ragam

Gebrakan Prof. Arthur, Lampung Jadi Fokus Ekspansi PERADI Profesional Selanjutnya

11 Mei 2026
Ragam

SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia, yang diadakan Dewan Pers

11 Mei 2026
Next Post

Pemerintah dan DPR, Perlu Mendengarkan 8 Tuntutan FPP dan TPUA Secara Langsung

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021