Bandung, BEDAnews
Perhimpunan Petani dan Nelayan Sejahtera Indonesia (PPNSI) akan menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) ke-2 di Lembang Asri Resort, Lembang Kabupaten Bandung Barat pada Jumat (8/6) malam ini hingga Minggu (10/6/2012).
Dalam Rapimnas ini, PPNSI akan dibahas isu-isu nasional bidang pertanian dan perikanan khususunya kebijakan-kebijakan pemerintah. Dengan tema Mengangkat Harkat Martabat Petani-Nelayan Menuju Kemandirian Rapimnas juga dilakukan untuk konsolidasi pengurus dan temu tani-nelayan se Indonesia.
Menurut Sekjen PPNSI Riyono, isu globalisasi di dunia pertanian dan perikanan saat ini sudah mengancam para petani dan nelayan yang merupakan komunitas terbesar di Indonesia. "Masih banyak petani dan nelayan kecil yang hidup di bawah garis kemiskinan,” ujar Riyono kepada wartawan, Juma’t (8/6)
Dalam Rapim itu juga akan dibahas pula percepatan pengesahan RUU Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, RUU Kelautan dan RUU Pangan. "Kami lihat RUU tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, RUU Kelautan dan RUU Pangan itu belum juga masuk prolegnas. Makanya kami ingin mendesak agar RUU itu segera disahkan," tuturnya.
Rencananya Rapim PPNSI pada Minggu (10/6) akan dihadiri oleh Menteri Pertanian Suswono, Menteri Kelautan Sharif Cicip Sutarjo dan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan 30 Ketua DPW PPNSI se-Indonesia serta perwakilan petani dan nelayan. (Lanie)













