• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, April 25, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » DBD Di Jabar Akibatkan 15 Orang Meninggal

DBD Di Jabar Akibatkan 15 Orang Meninggal

herz by herz
13 Maret 2020
in Tak Berkategori
0
Sekretaris PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (foto:net)

Sekretaris PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (foto:net)

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, BEDAnews.com – Di triwulan pertama 2020 ini jawa barat telah kehilangan  15 orang yang meninggal dunia karena  Demam Berdarah Dengue (DBD) yang kembali mewabah padahal siklus 5 tahunan DBD terjadi pada 2019 lalau dengan korban  49 orang meninggal dunia.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dr. Berli Hamdani Gelung Sakti.MPPM kepada wartawan dalam acara Jabar Punya Informasi (Japri) ke 65  yang dilaksanakan oleh Biro Humas dan Protokol Setda Prov Jabar, bertempat di loby museum Gedung sate. Jl. Diponegoro 22 Bandung, Jum’at (13/3/2020).    

“Selama tahun 2020, sudah 15 orang meninggal dunia dengan 5000 kasus akibat DBD di Jawa Barat.Tahun sebelumnya, 49 orang meninggal dunia” Ujarnya.

Terkait hal ini Berli menyebutkan di jawa barat terbagi dalam 3 kategori,  merah, kuning dan hijau, yakni, daerah katagori Merah(Yg terkena wabah) di antaranya Kota Depok, Kab/Kota Bogor, Kab Cirebon, Ciamis, KotaTasikmalaya , Kab./kota Sukabumi. Kota Ciamis serta Kota Bandung.  Kategori kuning meliputi Kab/Kota Bekasi, Karawang, Purwakarta, Kab. Bandung Barat, Kuningan, Banjar.

BeritaTerkait

Perkuat Silaturahmi, Panglima TNI Hadiri Pertemuan Purnawirawan TNI di Kemhan

25 April 2026

Rektor UIN Bandung Masuk 9 Besar Rektor dengan H-Index Tertinggi di Indonesia versi AD Scientific Index

25 April 2026
Page 1 of 2
12Next
Previous Post

Anggota DPRD Jabar Siap Tolak Omnibus Law Bila Beratkan Masyarakat

Next Post

Mukhlis Penderita Lumpuh Asal Aceh Timur, Dapat Perhatian DPRA dan Pemerintah

Related Posts

TNI-POLRI

Perkuat Silaturahmi, Panglima TNI Hadiri Pertemuan Purnawirawan TNI di Kemhan

25 April 2026
Edukasi

Rektor UIN Bandung Masuk 9 Besar Rektor dengan H-Index Tertinggi di Indonesia versi AD Scientific Index

25 April 2026
Ragam

Menteri Nusron: Perayaan Paskah, Membangun Semangat Kebangkitan Bangsa

25 April 2026
Edukasi

Religious Jurnal Studi Agama-Agama UIN Bandung Resmi Terindeks Scopus, Genapkan Delapan Jurnal Bereputasi Internasional

25 April 2026
TNI-POLRI

TMMD Ke-128 di Trenggalek Menyasar Penanganan Stunting

25 April 2026
News

Pengurus PSTI Jakarta Barat 2026–2030 Dikukuhkan, Fokus Pembinaan Atlet dan Prestasi

25 April 2026
Next Post

Mukhlis Penderita Lumpuh Asal Aceh Timur, Dapat Perhatian DPRA dan Pemerintah

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021