• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Memprihatinkan Jumlah Nelayan Jabar Tidak Bertambah-tambah dan Miskin

Memprihatinkan Jumlah Nelayan Jabar Tidak Bertambah-tambah dan Miskin

herz by herz
13 Februari 2020
in Tak Berkategori
0
Sekretaris Komisi II Jabar Yunandar  (tengah) didampingi Tya Fitriani (kanan)  dan Sari Sundari anggota Komisi II DPRD Jabar

Sekretaris Komisi II Jabar Yunandar (tengah) didampingi Tya Fitriani (kanan) dan Sari Sundari anggota Komisi II DPRD Jabar

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, BEDAnews.com – Dengan luas lautan hingga 7 Ribu Km2 atau lebih dari ½ luas daratan Jawa Barat, hingga saat ini jumlah nelayan di Jawa Barat tidak pernah mengalami penambahan dari 105 ribu orang nelayan, terlebih saat ini.

Bahkan kini sudah diberikan kewenangan luas 12 mil laut, ditambah garis pantai hampir 400 ribu KM, nelayannya hanya segitu-gitu aja dan selalu miskin.

Demikian dikatakan Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat H. Yunandar Eka Prawira didampingi Hj. Tia Fitriani (FNasdem-Perindo) dan Hj. Sari Sundari (FPKS) kepada BEDAnews.com usai menerima audiensi Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran, diruang rapat Komisi II Gedung DPRD Jabar, Jl. Diponegoro 27 Bandung, Rabu (12/2/2020).

“Problem utama nelayan Jabar itu terletak di SDM karena setiap tahun, keluarga nelayan tidak nambah-nambah hanya berjumlah 105 ribu orang. Padahal provinsi Jabar memiliki laut yang cukup luas sekitar 7ribu Km2 atau lebih dari setengah luas daratan Jawa Barat, bahkan kini sudah diberikan kewenangan hingga 12 mil lautan  provinsi ditambah garis pantai hampir 400 ribu km, tetapi nelayannya hanya segitu-gitu aja dan selalu miskin,” ujarnya.

BeritaTerkait

Estafet Kepemimpinan Kodim 0733/Kota Semarang, Kolonel Inf Priyo Handoyo Serahkan Jabatan kepada Letkol Inf Khusnun Dwi Putranto

8 November 2026

PRAHARA KETIGA: KETIKA NEGARA TERANCAM DARI JANTUNG KEKUASAAN

8 November 2026
Page 1 of 2
12Next
Previous Post

Wali Kota Bandung Akui PIPPK Harus Disempurnakan

Next Post

Politeknik Negeri Gratis Bagi Nelayan Jabar, Minta Dukungan DPRD

Related Posts

TNI-POLRI

Estafet Kepemimpinan Kodim 0733/Kota Semarang, Kolonel Inf Priyo Handoyo Serahkan Jabatan kepada Letkol Inf Khusnun Dwi Putranto

8 November 2026
Ragam

PRAHARA KETIGA: KETIKA NEGARA TERANCAM DARI JANTUNG KEKUASAAN

8 November 2026
TNI-POLRI

PENYELAM TNI AL DAN TIM GABUNGAN BERHASIL EVAKUASI FDR DAN EKOR HELIKOPTER MI-17V5 HA-5235

8 November 2026
TNI-POLRI

Pantang Menyerah, Satgas TMMD Ke-130 Bersama Masyarakat Lanjutkan Pembangunan Jembatan

8 November 2026
TNI-POLRI

Penekanan Katim Wasev TMMD Ke-130 : Pentingnya Menjaga Solidaritas dan Kekompakan dengan Masyarakat

8 November 2026
TNI-POLRI

Kodim Banyumas Rampungkan Pembangunan Jalan dan Perluas Akses Air Bersih

8 November 2026
Next Post
Direktur Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran. Guntur Prabowo :  Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran Bebaskan Biaya Pendidikan Untuk Nelayan

Politeknik Negeri Gratis Bagi Nelayan Jabar, Minta Dukungan DPRD

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021