Bandung, BEDAnews
Kondisi pertumbuhan perekonomian Provinsi Jawa Barat di tahun 2012 terus menggeliat. Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar menyebutkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jabar pada triwulan pertama, mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 6,22 persen.
"Triwulan I/2012, ekonomi Jabar tumbuh 6,22%," terang Kepala BPS Jabar, Dyah Anugrah Kuswardani kepada wartawan, Senin (7/5).
Menurut Kepala BPS Jabar, Dyah Anugrah Kuswardani, PDRB Jabar atas dasar harga berlaku mencapai Rp. 228,26 triliun, sedangkan PDRB atas harga konstan 2000 sebesar Rp. 88,23 triliun.
Dari sector lapangan usaha, lanjut Dyah, pertumbuhan terdukung sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan, perikanan sebesar 15,46%. Kemudian disusul sektor keuangan, persewaan, jasa perusahaan, serta sektor jasa.
Sementara dari sisi konsumen, pertumbuhan ekonomi Jabar didorong konsumsi rumah tangga termasuk lembaga nonprofit sebesar 5,60%, konsumsi pemerintah 26,70%, PMTB 4,73%, perubahan inventori 30,50% dan eskpor 6,11%.
Dyah menambahkan, pada Triwulan I/2012, sektor yang memiliki peran terbesar dalam pembetukan PDRB Jabar adalah sektor Industri Pengolahan (36,32%); sektor perdagangan, hotel, restoran (23,20%); dan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan, perikanan (12,49%). (Hargribs)











