Bandung, BEDAnews
Sedikitnya 486 narapidana dari 23 UPT napi atau ruang tahanan yang ada di Lapas Jawa Barat, ikut menyemarakan Pekan Olahrga Seni (PORSENI) dan MTQ antar napi Se-Jawa Barat yang digelar di Lapas Kelas 1 A Sukamiskin Bandung, Selasa (24/4) dalam rangka Hari Bhakti Pemasyrakatn Ke-48, Kanwil Kementrian Hukum dan HAM Jabar.
Menurut Dirjen Pemasyarakatan (Dirjenpas) Republik Indonesia Syihabuddin, pihaknya akan memberikan penghargaan kepada narapidana yang berprestasi, baik berupa Komisi maupun penghargaan lainnya.
"Dia bisa kita beri hadiah jika bisa berkreasi dan berprestasi. Kalau bentuk hadiah banyak, kita tunggu atensi dari Menteri (MenkumHam). Kalau masalah yang lain belum kita atur seperti tambahan komisi karena banyak anak didik kita yang berprestasi luar biasa," ujar Syihabudin usai membuka kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kemenkum HAM Jabar M Nasir Almi mengungkapkan bahwa kegiatan itu bertujuan untuk melatih mental dan fisik narapidana, menumbuhkan rasa kebersamaan dan kesetiakawanan sosial antar narapidana. "Kegiatan ini diharapkan menjadi indikator keberhasilan pembinaan kepribadian narapidana sekaligus melakukan pembinaan baca Al Quran agar narapidana lebih meningkatkan ketakwaannya dalam masa hukumannya," ujar Nasir.
Dituturkannya, setiap kontingen Lapas/Rutan didampingi oleh official yang totalnya berjumlah 69 orang. Untuk dan wasit yang akan bertugas pada Porseni dan MTQ Narapidana se-Jabar berjumlah sebanyak 50 juri dan wasit.
Untuk lomba MTQ, juri didatangkan dari Kantor Kementrian Agama, sedangkan juri dan wasit untuk lomba olahraga didatangkan dari Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia (FPOK UPI).
Sementara untuk jenis perlombaan yang dipertandingan pada MTQ sebanyak 5 kategori. Yakni Adzan Shubuh, Pemulasaran Jenazah, Baca Puisi, Nasyid Dan Cerdas Cermat. Dan untuk cabang olahraga yang dipertandingkan yakni Bola voli, Tenis Meja, Bulutangkis dan Futsal. (Hargribs)











