• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Realisasi DIPA Kemenag Cimahi Dipertanyakan

Realisasi DIPA Kemenag Cimahi Dipertanyakan

Asep Budi by Asep Budi
24 April 2012
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, BEDAnews

Realisasi kegiatan anggaran yang bersumber dari APBN berupa DIPA tahun 2010/2011 di Kementrian Agama (kemenag) Kota Cimahi, dinilai tidak transparan hingga membuat kecurigaan public.

Ketika hal tersebut dikonfirmasi lewat telepon seluler, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kementrian Agama Cimahi,  H. Wawan S terkesan menghindar. Bahkan, ditelepon tidak diangkat, begitu juga di SMS tidak dijawab.

Kondisi tersebut membuat public semakin curiga dan mempertanyakan sikap kemenag yang menutup ruang komunikasi kepada awak media terkait konfirmasi realisasi pelaksanaan kegiatan yang bersumber dari APBN tersebut.

BeritaTerkait

Perkuat Toleransi, Kapolres Demak Bangun Sinergi dengan Jemaat GKJ

7 November 2026

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026

Menurut Pengurus Pusat Aktifis Gerakan Kultural Nahdatul Ulama (GKNU) Dodo Widarda, semua kegiatan yang bersumber dari anggran Negara harus di kerjakan secara professional, proporsional dan  bisa dipertanggungjawabkan kepada public, sehingga, reformasi  birokrasi bisa terwujud.

“Keinginan kita untuk mencipatakan birokrasi yang lebih sehat atau bersih maka harus transparan, sebab titik tolak reformasi birokrasi bertolak dari anggaran yang akuntable atau anggaran harus bisa dipertanggungjawabkan secara public,” ungkap Dodo.

Sementara itu, salah seorang warga Cimahi yang peduli terhadap reformasi birokrasi Deddy mengatakan, seharusnya setiap kegiatan yang berasal dari uang Negara harus transparan kepada public, apa saja jenis kegiatannya, dimana dan kapan kegiatannya, baik kegiatan workshop atau kegiatan lainnya,“ katanya.

Menurutnya, dana DIPA nota bene uang rakyat, maka public berhak untuk tahu semua kegiatan, sehingga tidak timbul kecurigaan atau fitnah. ”Pihak kemenag seharus well came kepada wartawan, jangan sampai di konfirmasi menghindar, kalau memang tidak ada apa-apa, mereka harus bisa menjelaskan kepada media atau public, sehingga public merasa puas, kalau terus menghindar ada apa dibalik ini,“ tanya Deddy.

Menurut Sumber yang berhasil dihimpun, konon realisasi pelaksanaan kegiatan yang berasal dari anggran DIPA 2010/2011 diduga kuat tidak jelas. (M. Fachri/B)

Previous Post

Ratusan Polisi Amankan Dialog Budaya dan Konser Slank

Next Post

Ratusan Napi Jabar Ikuti PORSENI-MTQ

Related Posts

TNI-POLRI

Perkuat Toleransi, Kapolres Demak Bangun Sinergi dengan Jemaat GKJ

7 November 2026
Ragam

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026
Ragam

Pemuda Berdampak: Satukan Gagasan, Bangun Gerakan Menuju Deklarasi Wilayah Kota Cilegon

7 November 2026
TNI-POLRI

Misa Ekaristi TNI-Polri di Polda Kaltim, Perkuat Iman dan Kebersamaan dalam Pengabdian

7 November 2026
TNI-POLRI

Kodim Ponorogo Gelar Do’a Syukur Peringati Hari Pahlawan 2026

7 November 2026
Ragam

Ekonomi Hijau Jadi Fokus Perencanaan Pembangunan Kalimantan Utara

7 November 2026
Next Post

Ratusan Napi Jabar Ikuti PORSENI-MTQ

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021