Bandung, BEDAnews
Kantor keluarahan Kebon Gedang, Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung, Kamis (12/4) dini hari tadi dibongkar maling. Akibat kejadian itu sebagian data penting warga hilang, dan kerugian di perkirakan mencapai RP. 20 juta.
Peristiwa pembobolan kantor kelurahan tersebut asal mula diketahui oleh tamu Kelurahan Kebon Gedang Hartono sekitar pukul 07.30 WIB. Ketika itu Hartono kaget melihat kantor dalam keadaan berantakan dan pintu aula rusak.
Kawanan maling yang disinyalir lebih dari satu orang tersebut masuk dengan cara membobol pintu samping aula, kemudian merusak kaca ventilasi, sehingga dengan leluasa bisa memasuki ke ruangan utama.
Menurut Lurah Kebon Gedang Wawan Hirawan, peristiwa itu diduga terjadi sekitar dini hari tadi. Kawanan pencuri itu masuk ke ruangannya, ruang sekretariat, dan ruang pelayanan. "Lewat tengah malam lah," katanya kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (12/4).
Akibat aksi perampokan tersebut, katanya, beberapa barang inventaris kelurahan hilang, seperti dua unit CPU, satu unit monitor LCD, dan uang sekitar Rp. 5 juta.
"Diperkirakan kerugian sampai Rp. 20 juta. Tapi, yang lebih penting data pelayanan dan pemerintahan kelurahan yang ada dalam CPU. Tapi sebagian data sudah di-backup di laptop saya," terangnya.
Dia mengatakan, atas peristiwa itu pihaknya akan melapisi beberapa bagian kantor dengan tralis. Selain itu, untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, pihaknya akan mem-backup semua data kelurahan. Kendati begitu, pelayanan terhadap masyarakat diusahakan jalan terus. (Hargribs)











