• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Rubuh Diterjang Puting Beliung Pelayanan Desa Tanjung Mulya Numpang di Pustu

Rubuh Diterjang Puting Beliung Pelayanan Desa Tanjung Mulya Numpang di Pustu

Asep Budi by Asep Budi
4 April 2012
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Garut, BEDAnews

Kepala desa Tanjung Mulya Kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut beserta perangkatnya, sudah hampir sebulan ini terpaksa berkantor numpang di bangunan puskesmas pembantu (Pustu) desa Tanjung Mulya.

Pasalnya akibat bencana angin puting beliung yang terjadi bulan lalu, hampir setengah dari bangunan kantor desa tersebut roboh, hingga sarana prasarana didalamnya rusak porak poranda, seperti meja, kursi, lemari, komputer, mesin tik dan sebagainya.

"Saat ini saya dan perangkat desa akhirnya ngantor di pustu yang ada, semua perlatan kantor kita pindahkan ke pustu, karena saya dan perangkat desa yang lain tidak berani ngantor di kantor desa, takut terjadi bencana susulan,” ungkap Kades Tanjung Mulya Garut, Yusep Kirman, saat ditemui dirumahnya.

BeritaTerkait

Perkuat Toleransi, Kapolres Demak Bangun Sinergi dengan Jemaat GKJ

7 November 2026

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026

Kami lanjut Yusep, khawatir terjadi bencana susulan Jika tetap di kantor lama, karena kondisi kantor desanya sudah sangat memprihatinkan, katanya.

Menurutnya, pihak desa sudah melaporkan kerusakan bangunan yang dialami kantor desanya tersebut kepada pihak kecamatan dan pemkab Garut. Dirinya berharap agar perbaikan segera dilakukan, karena pelayanan kepada masyarakat menjadi tidak maksimal.

Disamping banyak warga yang tidak tahun kantor desa pindah ke pustu, juga kegiatan perangkat desa tidak maksimal karena pelayanan terpaksa harus berbarengan dengan aktivitas pelayanan kesehatan.

"Maka dari itu saya sangat berharap agar secepatnya ada perhatian dari pemda, ini kan masuknya kategori bencana, jadi pos anggarannya bisa dari bantuan tak terduga (BTT), kasian perangkat desa kalau terus terusan ngantor bersama petugas pustu, karena masing masing butuh konsentrasi dalam pekerjaannya, kasian juga warga masyarakat serta para pasien jika harus terus berdesakan dalam satu kantor, dengan dua kepentingan yang berbeda”, pungkas Yusep. (Yuyus)

Previous Post

Bupati Garut Nyatakan Kongres Independen Tak Berdasar UU

Next Post

Situ Saradan Subang Meluap , Puluhan Rumah Terendam

Related Posts

TNI-POLRI

Perkuat Toleransi, Kapolres Demak Bangun Sinergi dengan Jemaat GKJ

7 November 2026
Ragam

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026
Ragam

Pemuda Berdampak: Satukan Gagasan, Bangun Gerakan Menuju Deklarasi Wilayah Kota Cilegon

7 November 2026
TNI-POLRI

Misa Ekaristi TNI-Polri di Polda Kaltim, Perkuat Iman dan Kebersamaan dalam Pengabdian

7 November 2026
TNI-POLRI

Kodim Ponorogo Gelar Do’a Syukur Peringati Hari Pahlawan 2026

7 November 2026
Ragam

Ekonomi Hijau Jadi Fokus Perencanaan Pembangunan Kalimantan Utara

7 November 2026
Next Post

Situ Saradan Subang Meluap , Puluhan Rumah Terendam

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021