• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Senin, November 9, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Pemkab Garut Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Pemkab Garut Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Asep Budi by Asep Budi
5 Juli 2013
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Garut, BEDAnews

Walau telah sesuai target nasional, namun upaya percepatan penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi baru lahir serta angka kematian anak di Garut, dipandang masih kurang, demikian dikatakan Bupati Garut, Agus Hamdani, saat pencanangan Program Sayang terhadap Ibu dan Anak, Jumat (5/7).

Program sayang terhadap Ibu dan Anak itu merupakan salah satu strategi dan advokasi terhadap lintas sektoral program yang akan ditindaklanjuti dalam kegiatan pembelajaran asuhan bayi baru lahir di rumah bagi lintas sektor dan masyarakat.

Agus menuturkan, masalah kesehatan, khususnya AKI, dan AKB tidak hanya merupakan masalah lokal daerah melainkan sudah menjadi masalah nasional dan global.

Di dunia saat ini, dari 130 juta bayi lahir pada setiap tahunnya, ada 8 juta bayi meninggal sebelum memasuki usia satu tahun. Sebanyak 4 juta di antaranya meninggal pada bulan pertama, dan satu juta pada hari pertama.

Indonesia menduduki peringkat ke-8 di dunia dalam jumlah kematian neonatal. Dalam 6 menit, ada satu bayi lahir meninggal sebelum usia 1 tahun. Dalam satu jam, ada 10 bayi baru lahir meninggal, dan dalam satu hari terdapat 246 bayi meninggal.

Di Kabupaten Garut sendiri, sampai 2012, berdasarkan laporan Puskesmas dan rumah sakit, terdapat sebanyak 298 kasus kematian bayi, dengan penyebab paling tinggi yakni berat badan lahir rendah (BBLR), mencapai sekitar 52%.

Sementara kasus kematian ibu melahirkan mencapai sebanyak 28 kasus, dengan penyebab utama akibat pendarahan sebanyak 10 kasus, hipertensi dalam kehamilan 7 kasus, dan lainnya 9 kasus. Badan Pusat Statistik Kabupaten Garut pun mencatat jumlah angka kematian bayi di Kabupaten Garut mencapai 50,03/1.000 kelahiran hidup.

Karena kasus kematian ibu dan bayi ini masih tinggi itulah, sehingga perlu dilakukan kampanye program percepatan penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi, tandas Agus.

Banyaknya kasus kematian ibu melahirkan maupun bayi baru lahir di Kabupaten Garut tersebut, jelas Bupati, tak terlepas dari persalinan yang tidak ditolong tenaga kesehatan terlatih. Serta kurangnya pengetahuan, dan perilaku masyarakat yang tidak mengenali tanda bahaya serta terlambat membawa ibu, bayi, dan balita sakit ke fasilitas kesehatan, ujarnya. (Yanti)

BeritaTerkait

TNI Kembali Berangkatkan Ratusan Pasis untuk Penyuluhan Penanganan Karhutla di Tiga Provinsi

8 November 2026

Dansatgas TMMD Ke-130 Tinjau RTLH Septer Mandacan, Pembangunan Rampung 100 Persen

8 November 2026
Previous Post

Disorda Jabar Bantah Perintahkan Bongkar Fasilitas PORDASI

Next Post

BNNK Garut Fokuskan Program Rehabilitasi Melalui Tes Urine

Related Posts

TNI-POLRI

TNI Kembali Berangkatkan Ratusan Pasis untuk Penyuluhan Penanganan Karhutla di Tiga Provinsi

8 November 2026
TNI-POLRI

Dansatgas TMMD Ke-130 Tinjau RTLH Septer Mandacan, Pembangunan Rampung 100 Persen

8 November 2026
TNI-POLRI

Penuh Keakraban, Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel Bersama Warga Bersihkan Lingkungan Kampung

8 November 2026
TNI-POLRI

Estafet Kepemimpinan Kodim 0733/Kota Semarang, Kolonel Inf Priyo Handoyo Serahkan Jabatan kepada Letkol Inf Khusnun Dwi Putranto

8 November 2026
Ragam

PRAHARA KETIGA: KETIKA NEGARA TERANCAM DARI JANTUNG KEKUASAAN

8 November 2026
TNI-POLRI

PENYELAM TNI AL DAN TIM GABUNGAN BERHASIL EVAKUASI FDR DAN EKOR HELIKOPTER MI-17V5 HA-5235

8 November 2026
Next Post

BNNK Garut Fokuskan Program Rehabilitasi Melalui Tes Urine

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021