• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Nelayan Pesisir Pantai Selatan Garut, Terancam Kelaparan

Nelayan Pesisir Pantai Selatan Garut, Terancam Kelaparan

Asep Budi by Asep Budi
21 Mei 2013
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Garut, BEDAnews

Nelayan pesisir perairan pantai Selatan Garut dan keluarganya, terancam kelaparan karena tidak bisa melalut akibat cuaca buruk dalam sebulan terakhir ini. Sehingga ratusan kapal nelayan pun, hanya bisa disandarkan dipangkalannya, menghindari terjangan ombak “Garut Selatan” (Gasela) yang terkenal ganas dan berarus kuat.

“Sejak lebih sepekan terakhir, nelayan di pantai Santolo tak bisa melaut lantaran ombaknya tinggi. Kalaupun ada yang memaksa mencari ikan, paling-paling nelayan pancing,” ungkap salah seorang nelayan, asal Kampung Santolo, Pamalayan, Cikelet, Selasa (21/5).

Sejak sebulan ini, para nelayan Selatan Garut bisa dikatakan paceklik akibat cuaca buruk dan angin besar. Anehnya, ikan juga mendadak kosong, kata Sekretaris Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Garut, Lukman Nulhakim.

Kondisi tersebut, lanjut Lukman, ternyata juga terjadi merata di seluruh kawasan bibir pantai selatan Garut sepanjang 83 kilometer lebih, mulai kawasan pesisir pantai Cibalong, Sayangheulang, Santolo, Cimarimuara, hingga Rancabuaya.

Akibat tak bisa melaut, kebanyakan nelayan kini menganggur dan hanya mengandalkan pemenuhan kebutuhan hidupnya sehari-hari dengan mengutang. Dan hanya sebagian kecil saja dari mereka yang bertahan, itupun karena alih usaha bercocok tanam, atau berdagang kecil-kecilan. (Sighar)

BeritaTerkait

Estafet Kepemimpinan Kodim 0733/Kota Semarang, Kolonel Inf Priyo Handoyo Serahkan Jabatan kepada Letkol Inf Khusnun Dwi Putranto

8 November 2026

PRAHARA KETIGA: KETIKA NEGARA TERANCAM DARI JANTUNG KEKUASAAN

8 November 2026
Previous Post

Masyarakat Masih Dilarang Berkativitas Disekitar Gunung Papandayan

Next Post

Penderita HIV-AIDs Pangandaran, Usia Produktif

Related Posts

TNI-POLRI

Estafet Kepemimpinan Kodim 0733/Kota Semarang, Kolonel Inf Priyo Handoyo Serahkan Jabatan kepada Letkol Inf Khusnun Dwi Putranto

8 November 2026
Ragam

PRAHARA KETIGA: KETIKA NEGARA TERANCAM DARI JANTUNG KEKUASAAN

8 November 2026
TNI-POLRI

PENYELAM TNI AL DAN TIM GABUNGAN BERHASIL EVAKUASI FDR DAN EKOR HELIKOPTER MI-17V5 HA-5235

8 November 2026
TNI-POLRI

Pantang Menyerah, Satgas TMMD Ke-130 Bersama Masyarakat Lanjutkan Pembangunan Jembatan

8 November 2026
TNI-POLRI

Penekanan Katim Wasev TMMD Ke-130 : Pentingnya Menjaga Solidaritas dan Kekompakan dengan Masyarakat

8 November 2026
TNI-POLRI

Kodim Banyumas Rampungkan Pembangunan Jalan dan Perluas Akses Air Bersih

8 November 2026
Next Post

Penderita HIV-AIDs Pangandaran, Usia Produktif

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021