Tasikmalaya, BEDAnews
Pos polisi Mitra Batik di simpang Jalan Mitra Batik-Jalan RE Martadinata, kota Tasikmalaya yang tengah dijaga dua anggota Satlantas, Aiptu Widiarto dan Brigadir Wahyu, Senin (13/5/2013) malam sekitar 19.30 wib, dilempari benda diduga bom rakitan oleh seorang pria tak dikenal.
Beruntung, benda diduga bom itu tidak meledak, dan dengan sigap, kedua anggota polisi tersebut langsung mengejar pelaku yang kemudian melarikan diri kearah samping kanan pos. Aksi kejar kejaran pun berlangsung dan berakhir di JL. Cipedes 2 Kota Tasikmalaya.
Aksipun semakin seru, karena pelaku yang belum diketahu identitasnya itu, mencoba berontak ketika disergap aparat. Bahkan pelaku yang di duga teroris tersebut malah mengeluarkan senjata rakitan yang macet ketika hendak ditembakan.
Tidak cukup disitu, pelaku kemudian mencabut senjata tajam dan menyerang polisi secara membabi buta, hingga Aiptu Widiartono mengalami beberapa luka termasuk luka tusukan di perut.
Karena aksi perlawanan pelaku semakin tak terkendali, Briptu Wahyu mencoba melumpuhkannya dengan tembakan ke arah paha si pelaku, hingga si pelaku berhasil di ringkus namun tak lama kemudian meninggal.
Korban luka, Aiptu Widiartono yang mengalami Tusukan dibagian perut, dada dan lutut kaki kirinya, langsung di larikan ke RS. Jasa Kartini JL. Sutisna Senjaya Kota Tasikmalaya untuk mendapatkan perawatan intensif.
Sedangkan mayat si pelaku dilarikan ke RSU Tasikmalaya untuk di periksa dan tidak lama di alihkan ke RS. Sartika Asih JL. Moh Toha Kota Bandung untuk di autopsi lebih lanjut. (Deden Deni)











