• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป 67 Tahun Peristiwa Bandung Lautan Api

67 Tahun Peristiwa Bandung Lautan Api

Asep Budi by Asep Budi
26 Maret 2013
in Tak Berkategori
3
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, BEDAnews

Peristiwa Bandung Lautan Api yang terjadi pada tahun 24 Maret 1946 merupakan fakta sejarah yang menyiratkan bahwa betapa kemerdekaan bangsa Indonesia, bukan diperoleh secara cuma-cuma atau hadiah dari bangsa penjajah, tetapi dilalui dengan pengorbanan jiwa dan harta benda yang tak terhingga, dengan memadukan loyalitas pejuang kepada pemerintah pusat untuk mundur ke selatan kota Bandung para pejuang saat itu bersatu padu mengangkat senjata bersama tanpa membedakan suku, warna kulit, agama, dan asal-usul, karena semuanya memiliki tujuan yang sama, yakni melawan kekuasaan asing yang ingin kembali menguasai Kota Bandung.

Perjuangan itu pada hakekatnya merupakan bentuk tanggung jawab para pejuang terhadap nasib dan masa depan bangsa, sejatinya menjadi warisan bagi generasi sekarang untuk berjuang mengatasi tantangan kehidupan saat ini.

Terlebih lagi tantangan kehidupan sekarang tidak lebih ringan dibanding membumi hanguskan kota, mari kita bersama-sama membebaskan masyarakat dari persoalan-persoalan kebodohan, kemiskinan, keter-belakangan, pengangguran, dalam kondisi sekarang pun masih dibutuhkan banyak pejuang sesuai bidang keahlian, kemampuan, dan kesempatan, yang pada intinya adalah membawa perubahan menuju kualitas hidup yang lebih baik lagi.

Walikota Bandung Dada Rosada, pada peringatan Bandung Lautan Api (BLA) ke-67 di Plaza Tegallega, mengatakan peringatan peristiwa Bandung lautan api bukan sekedar mengenang peristiwa heroik melawan ketidakadilan, tetapi yang lebih penting lagi adalah pemacu semangat untuk bekerja lebih keras dan lebih disiplin, dalam suasana kebersamaan.

Ribuan peserta upacara dengan khidmat mengikuti prosesi penaikan bendera di iringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, hadir pula Para pejuang dan pelaku peristiwa Bandung Lautan Api yang tergabung dalam Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), Pangdam III Siliwangi, sejumlah pejabat publik, sesepuh, alim ulama dan tokoh masyarakat kota bandung, guru dan pelajar.

Jika perjuangan pada era perang kemerdekaan adalah untuk mewujudkan negara yang berdaulat, Dada berpendapat orientasi perjuangan saat ini adalah menegakkan kemartabatan dan kemandirian bangsa, khususnya melalui penguatan kualitas pendidikan, kesehatan, kemakmuran, lingkungan hidup, seni budaya, olah raga dan agama, atau dikenal sebagai tujuh agenda prioritas pembangunan Kota Bandung.

“Perjuangan di bidang pendidikan, Pemerintah Kota bandung melakukan penguatan kualitas, disertai kemudahan akses bagi penduduk berpenghasilan rendah untuk menyekolahkan anaknya minimal SMA, yang secara keseluruhan bermuara kepada penciptaan SDM masa depan yang cerdas, sehat, profesional, berdaya saing tinggi, dan berbudi pekerti atau berakhlaqul karimah,” terangnya.

Dengan Indeks Pendidikan tahun 2012 mencapai 90,25 atau meningkat dibanding tahun 2011 yang mencapai 90,14, Dada mengatakan kualitas pendidikan masih perlu terus diditingkatkan lagi karena perannya begitu penting dan menjadi basis utama pembangunan Kota Bandung.

Perjuangan dibidang kesehatan dijalani dengan memperluas jangkauan, pemerataan, dan peningkatan kualitas pelayanan, dengan fokus utama pada upaya-upaya promotif dan preventif menyertai penanganan rehabilitatif dan kuratif. Alhamdulillah capaian indeks kesehatan pada tahun 2012 mencapai 81,35 atau meningkat dibanding tahun 2011 yang mencapai 81,32.

Perjuangan di bidang kemakmuran, terkait dengan perluasan kesempatan kerja dan kesempatan berusaha. Khusus warga berpenghasilan rendah dibantu bawaku makmur, yang sejak digulirkan tahun 2007 hingga tahun 2011 telah diberikan kepada 100.095 orang atau kelompok termasuk koperasi dengan total bantuan sebesar Rp. 62,5 miliar.

Pemerintah Kota bandung juga terus berjuang meningkatkan ketahanan pangan antara lain dengan merealisasikan program raskin gratis serta menyediakan lahan sawah abadi seluas 30 hektar dari target 100 hektar hingga akhir 2013, perlindungan atas hak anak, perempuan, pekerja, penyandang disabilitas, dan lansia termasuk LVRI juga terus ditingkatkan, pada hakekatnya adalah memenuhi hak-haknya di bidang sosial, ekonomi, dan daya beli.

Di bidang lingkungan hidup, Dada mengatakan kualitas dan kuantitas Ruang terbuka hijau (RTH) yang hingga tahun 2012 mencapai 11,42% dari seluruh wilayah kota, terutama untuk merealisasikan amanah undang-undang nomor 26 tahun 2007 tentang penataan ruang, yakni menyediakan 30% rth dari luas wilayah kota, yang terdiri atas 20% RTH publik dan 10% RTH privat, dalam hal penanaman pohon sejak tahun 2003 hingga tahun 2012 telah ditanam 1,75 juta tanaman keras dan tanaman produktif, dan akan diteruskan hingga mencapai batas maksimal, yang secara teknis terintegrasi dengan lima gerakan lingkungan hidup yakni gerakan penghijauan, hemat dan menabung air; gerakan cikapundung bersih; gerakan sejuta bunga; gerakan udara bersih; serta gerakan pembibitan, penanaman, pemeliharaan, dan pengawasan ling-kungan hidup (GP4LH), yang dilengkapi bawaku pohon dan pupuk.

Terkait persoalan sampah yang produksinya mencapai 7.500 meter kubik per hari dan dengan sistem penanganan yang tradisional pula, dalam sambutannya Dada akan mengatasi dengan memanfaatkan teknologi tinggi ramah lingkungan seperti yang dilakukan negara-negara maju melalui pembangunan PLTSA, Pembangunan fasilitas ini merupakan pilihan yang tidak dapat ditawar-tawar lagi terangnya, “tidak ada alternatif lain yang lebih realistis untuk menangani sampah, khususnya ketika Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti akan ditutup dalam waktu yang tidak terlalu lama,” katanya.

Dalam hal perjuangan di bidang seni budaya dan bidang olahraga, “Alhamdulillah kita bisa membebaskan lahan seluas 6 hektar di Pasanggrahan dan mudah-mudahan pula dapat segera dimanfaatkan untuk pembangunan pusat pengembangan seni budaya daerah, bidang olahraga kita memiliki fondasi yang kuat karena dari sebelas kali Porda Jabar, Kota Bandung selalu menjadi juara umum dan hanya sekali menduduki peringkat kedua, bulan depan kita akan resmikan SUS (stadion utama sepakbola) bertaraf internasional di Gedebage.”

Sedangkan perjuangan di bidang agama, ia memfokuskan kepada peningkatan pemahaman dan pengamalan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari, diharapkan mampu menunjang penciptaan suasana kota yang kondusif, “Kota Bandung sebagai rumah bersama bagi seluruh umat, di mana setiap perbedaan mendapat tempat untuk dirawat, tumbuh, dan berkembang dalam semangat kekeluargaan, saya terus mendorong pembangunan prasarana dan sarana keagamaan di pusat-pusat perbelanjaan, guna menyertai upaya penataan kawasan saritem, penerbitan perda minuman beralkohol, serta penanganan kasus aliran sesat dengan cara-cara yang bijak,” tuturnya.

Sebagai penunjang ketujuh agenda prioritas pembangunan diterangkan Dada, akan terus meningkatkan pembangunan infrastruktur kota, “ tahun ini anggarannya mencapai empat kali lipat dibanding tahun lalu, diharapkan bisa meningkatkan kualitas jalan serta sistem drainase untuk mengatasi banjir cileuncang, juga kabel-kabel listrik dan telepon yang membentang di atas ruas jalan dan tampak kumuh atau semerawut akan ditertibkan dengan menanam micro duck fiber optic yang nantinya bisa meningkatkan estetika kota, langkah ini akan diadopsi pemerintah pusat untuk diterapkan di sepuluh kota besar lain di indonesia, untuk mengatasi kemacetan lalu lintas telah disusun master plan Transportasi Bandung Metropolitan Area yang termasuk mengembangkan sistem angkutan umum lebih modern khususnya melalui rencana pembangunan kereta gantung, monorel, dan Mass Rapid Transit,” paparnya.

Diakhir sambutannya ia mengatakan perjuangan menegakkan kemartabatan masyarakat merupakan sebuah pekerjaan besar, karena cukup banyak tantangan dan hambatan yang harus dilalui, ia percaya generasi sekarang memiliki tradisi kejuangan seperti ketika para pahlawan membumihanguskan kota saaat itu.

“Persoalannya sekarang adalah bagaimana melestarikan dan menerapkan nilai-nilai kejuangan tersebut dengan senantiasa mendudukkan setiap persoalan dalam kerangka kepentingan yang lebih luas,” seraya mengucapkan terima kasih juga penghargaan setinggi-tingginya kepada para sesepuh pejuang dan pelaku Peristiwa Bandung Lautan Api.

Pada peringatan 67 tahun peristiwa Bandung Lautan Api Dada berharap generasi muda menjaga amanah yang diwariskan para pejuang, sekaligus memelihara mata rantai pewarisan nilai-nilai kejuangan kepada generasi mendatang, “Semoga warisan ini dapat dipelihara dengan baik dan selalu diimplementasikan di setiap perjuangan memperbaiki kualitas hidup masyarakat, bangsa, dan negara, pungkasnya. (***)

BeritaTerkait

Kodim Banyumas Rampungkan Pembangunan Jalan dan Perluas Akses Air Bersih

8 November 2026

Dandim Ponorogo Hadiri Health Creativ Showcase Hari Kesehatan Nasional Tahun 2026

8 November 2026
Previous Post

Berat Badan Nazilah Menyusut Drastis

Next Post

Mahasiswa Desak BK DPRD Jabar Selidiki Kasus Video Porno Anggota Dewan

Related Posts

TNI-POLRI

Kodim Banyumas Rampungkan Pembangunan Jalan dan Perluas Akses Air Bersih

8 November 2026
TNI-POLRI

Dandim Ponorogo Hadiri Health Creativ Showcase Hari Kesehatan Nasional Tahun 2026

8 November 2026
Ragam

Metamorfosa (Pelajaran) dari Joko Widodo (1)

8 November 2026
Ragam

Republik di Balik Barikade: Menghitung Nalar Demokrasi di Bawah Bayang-Bayang Sepatu Laras

8 November 2026
Ragam

DPRD Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Komisi Pemilihan Umum Ke-73

8 November 2026
TNI-POLRI

Danrem Erwin Jabat Danup Pemakaman Sertu Heri, Prajurit TNI AD yang Gugur dalam Misi Karhutla

8 November 2026
Next Post

Mahasiswa Desak BK DPRD Jabar Selidiki Kasus Video Porno Anggota Dewan

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021