Bandung, BEDAnews
Sekelompok mahasiswa yang menamakan diri sebagai ikatan mahasiswa angkatan muda siliwangi (IMA AMS), Senin (25/3) mendatangi DPRD Jabar untuk meminta pimpinan Badan Kehormatan (BK) DPRD Jawa Barat memproses/ menyelidiki pelanggaran etika yang dilakukan oleh salah seorang anggotanya yang diindikasikan telah melakukan perbuatan asusila.
Dua puluh orang mahasiswa tersebut mendatangi dan memenuhi ruang BK DPRD Jabar, tetapi tidak tampak seorangpun anggota Badan Kehormatan staf Badan kehormatan menyatakan ketua BK sedang di luar. Dan ketika dihubungi melalui telepon, secretariat DPRD Ketua Badan Kehormatan H. Ricky Kurniawan, Lc. menjanjikan untuk menerima mereka pada hari Senin minggu depan.
Wakil ketua I DPP IMA AMS dan Penanggungjawab audiensi Boy Antonius Pratama kepada wartawan menyatakan, “Terkait dengan video mesum salah seorang anggota Dewan akan tetap kami sampaikan kepada Badan kehormatan agar dapat segera ditindak lanjuti, kedepannya hari Senin kita sudah dijamin oleh ketua Badan Kehormatan untuk datang, dan hari Senin pula kita akan mempertegas bagaimana sikap kita, terhadap fakta beredarnya video mesum yang mirip dengan salah seorang anggota DPRD Jabar.”
Mereka melaporkan ini seperti dikatakan Boy, “karena ada kontra logika, ada kontra opini yang kemudian terjadi pada akhir-akhir ini, diawali dengan adanya bantahan terhadap beredarnya video porno pada 2010 yang dinyatakan bahwa itu bukan dirinya tetapi hanya menyerupai dirinya tetapi pada periode 2013 terjadi pelaporan atau upaya hukum kepada kepolisian daerah Jabar terkait dengan peredaran video porno yang berkaitan dengan dirinya.
Artinya, ada sesuatu yang janggal disini, ada kontra logika yang terjadi disini. “Hal ini yang mendasari kami, paling tidak harus ada proses penyelidikan dari BK dan proses pemberhentian sampai proses penyelidikan dari BK selesai,” Tegas boy. (Hermanto)











