GARUT, BEDAnews
Kondisi pelayanan publik yang tersedia di pemkab Garut saat ini, diakui masih belum mampu memenuhi kebutuhan dan perubahan berbagai bidang kehidupan masyarakat.
Pelaksana Tugas Harian (Plh) Bupati Garut, H. Agus Hamdani, menyatakan hal itu Senin (4/3) dihadapan 40 peserta Diklat Teknis Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah di lingkungan Pemkab Garut di Hotel Augusta Garut.
Hal itu menurutnya, disebabkan oleh ketidaksiapan seluruh elemen Pemerintahan dan masyarakat dalam menanggapi terjadinya transformasi nilai serta kompleksitasnya berbagai masalah pembangunan. Sementara disisi lain, tatanan baru kehidupan kita, dihadapkan pada harapan dan tantangan global.
Dinamika kehidupan yang bergerak demikian cepat dan diikuti dengan pergeseran nilai tersebut, ungkap H Agus, tentunya perlu disikapi dengan bijak. Upaya nyatanya adalah melalui langkah dan program nyata yang kontinyu berkesinambungan dalam berbagai aspek pembangunan untuk membangun kepercayaan masyarakat.
Guna mewujudkannya, perlu dibangun konsepsi sistem pelayanan publik yang mampu menjamin terlaksanannya demokratisasi, transfaransi dan akuntabilitas pelayanan publik serta peningkatan kapasitas aparatur birokrasi.
Menyikapi berkembangnya trasformasi nilai, maka salah satu upaya yang harus dilakukan Pemkab Garut adalah meningkatkan kapasitas sumber daya aparatur, termasuk melaksanakan diklat teknis pengadaan barang/jasa pemerintah, pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Garut Drs. Kostawan, M.Si menyatakan diklat yang dilaksanakan selama lima hari kedepan ini bertujuan selain untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memahami dan menerapkan ketentuan-ketentuan di bidang pengadaan barang/jasa pemerintah, juga untuk menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan umum.
Sementara sasarannya adalah untuk mewujudkan PNS yang memiliki kompetensi dalam pengadaan barang/jasa dilingkungan pemerintah kabupaten Garut. Untuk sertifikasi ujian Nasional akan dilaksanakan (9/3) mendatang, katanya.(Sighar)











