• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Ledakan Penduduk Jawa Barat, Diprediksi Terjadi Tahun 2030

Ledakan Penduduk Jawa Barat, Diprediksi Terjadi Tahun 2030

Asep Budi by Asep Budi
4 Februari 2013
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, BEDAnews

Tahun 2030, ledakan penduduk (double population) diprediksi akan terjadi di Jawa Barat. Perkiraan tersebut muncul lantaran populasi penduduk di Jabar terus meningkat setiap tahunnya.

“Tahun 2012 saja, jumlah penduduk Jabar mencapai 43 juta jiwa, bila tidak dikendalikan, tahun 2030 Jabar akan mencapai hingga 90 juta jiwa,” ujar Rektor Universitas Padjajaran, Ganjar Kurnia dalam acara sosialisasi advokasi, KIE dan Kependudukan bersama BKKBN, di Jalan Sederhana Bandung, Senin(4/2).

Ganjar mengungkapkan, jika pemerintah tidak fokus dan kurang komitmen mengendalikan jumlah penduduk, double population ini bisa terjadi lebih cepat. Dan, lanjut Ganjar, jumlah penduduk yang tidak terkendali ini akan berefek terghadap semua sektor, seperti meningkatnya kebutuhan pangan, lalu lintas yang tidak teratur, kekurangan air dan banyak lagi persoalan lain yang akan ditimbulkan.

BeritaTerkait

Katim Wasev Apresiasi Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel, Sukses Raih Overprestasi

7 November 2026

Kejar Target Sebelum Penutupan, Satgas TMMD Ke-130 Bersama Warga Rampungkan Pembangunan MCK

7 November 2026

Di Indonesia, diperkirakan akan ada peningkatan jumlah penduduk usia kerja menjadi 170,9 juta pada 2015 mendatang. Jumlah tersebut akan terus meningkat hingga 195,2 juta pada 2020 dan hanya akan turun menjadi 191,5 juta pada tahun 2050.

Dengan adanya peningkatan jumlah tersebut, maka kebutuhan yang diperlukan pun akan semakin meningkat, belum lagi laju pertumbuhan itu akan berimbas pada sektor keamanan, pangan dan penataan daerah yang semakin tidak beraturan.

“Sudah saatnya Pemerintah mengambil langkah nyata untuk menanggulangi permasalahan kependudukan, terutama dengan mengusulkan anggaran untuk persoalan ini,” pungkas Ganjar. (Lanie)

Previous Post

Ribuan Pendukung Surya Paloh, Membelot Ke Gerindra

Next Post

Evaluasi P2KB Dan Sosialisasi PDPM

Related Posts

TNI-POLRI

Katim Wasev Apresiasi Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel, Sukses Raih Overprestasi

7 November 2026
TNI-POLRI

Kejar Target Sebelum Penutupan, Satgas TMMD Ke-130 Bersama Warga Rampungkan Pembangunan MCK

7 November 2026
TNI-POLRI

TNI Temukan Black Box MI-17, Kunci Penting Pengungkapan Penyebab Kecelakaan

7 November 2026
TNI-POLRI

Kepala Kampung Yamboi Apresiasi TMMD Ke-130, Berharap Program Bedah Rumah Terus Berlanjut

7 November 2026
TNI-POLRI

Tim Wasev TMMD Ke-130 Berbagi Kebahagiaan, Anak-Anak Kampung Yamboi Sumringah

7 November 2026
TAUZIAH-Kapolres Wonogiri, AKBP Deni Septiawan saat memberikan Tauziah para Santri Ponpes Al-Barru saat Safari Subuh. (Foto Doc. Polres).
TNI-POLRI

Kapolres Wonogiri: Melalui Safari Subuh, Silaturahmi Semakin Erat

7 November 2026
Next Post

Evaluasi P2KB Dan Sosialisasi PDPM

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021