Kedua Membaca doa Lailatul Qadar; Ustadz Hanan Attaki memaparka bahwa; “salah satu amalan yang dilakukan untuk menyambut malam Lailatul Qadar adalah membaca doa. Doa yang dimaksudkan adalah doa Lailatul Qadar sebagaimana dalam hadits nabi SAW yang diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dikutip dari Kitab Riyadhus Shalihin: Aisyah RA berkata: “Wahai Rasulullah, bagaimana bila aku mengetahui malam Lailatul Qadar, apa yang harus aku ucapkan?” Beliau (Rasulullah SAW) menjawab, “Ucapkanlah, Allahuma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni (Ya, Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, dan suka memberi maaf, maka maafkanlah aku)’” (HR.at-Tirmidzi).
Ketiga; Mendirikan sholat (Qiyamul Lail); melaksanakan ibadah sholat. Sebagaimana sabda nabi SAW: “Barang siapa yang menghidupkan Lailatul Qadar dengan penuh iman dan muhasabah, dosanya yang telah lalu akan diampuni” (HR.Ahmad/Tabrani). Riswanto dalam Mukjizat Lailatul Qadar mengartikan hadits tersebut sebagai anjuran untuk melaksanakan sholat. Anjuran ini diperkuat oleh Said ibn Al-Mussayab, dia berkata “Barang siapa yang shalat isya pada Lailatul Qadar, berarti dia telah mendapatkan bagiannya”.













