Salah satu peserta pelatihan, Sarah, mengungkapkan antusiasmenya mengikuti kegiatan itu. “Pelatihan dan sertifikasi bagi penjamah makanan begitu penting bagi kami selaku relawan SPPG, karena kami bersentuhan langsung dengan makanan yang akan dikonsumsi penerima manfaat. Kami jadi tahu standarisasi higienis penjamah makanan yang benar,” tuturnya.
Disebutkan, program ini menjadi langkah nyata Perguruan Mathla’ul Anwar Pusat Menes melalui SPPG dalam memastikan layanan penyediaan makanan bergizi berjalan sesuai standar nasional serta mendukung peningkatan kualitas SDM relawan yang profesional dan bersertifikat.
Sementara itu Kepala SPPG Mathla’ul Anwar Pusat Menes, Rama Awaludin, menyampaikan bahwa, pelatihan ini bukan hanya sekadar memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga sebagai bentuk komitmen lembaga dalam menjamin keamanan pangan dan kesehatan masyarakat penerima manfaat.













