Demikianlah cara lockdown dan karantina yang dilakukan Rasulullah saw. Begitu pula yang akan dilakukan seorang pemimpin dalam Daulah Islam dalam menangani wabah. Pertama, memisahkan orang yang sakit dengan yang sehat dan melakukan tes massal berupa rapid/swab test yang diberikan secara gratis. Kemudian akan mengobati orang yang sakit hingga sembuh. Allah Swt berfirman :
“…Barang siapa membunuh seseorang, bukan karena orang itu membunuh orang lain, atau bukan karena berbuat kerusakan di bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh semua manusia. Barang siapa memelihara kehidupan seorang manusia, maka seakan-akan dia telah memelihara kehidupan semua manusia…” (TQS. Al-Ma’idah 5: Ayat 32).
Kedua, negara akan berupaya optimal menutup tempat yang terkena wabah, dengan demikian rakyat yang berada diluar wilayah yang terinfeksi tetap dapat melakukan aktivitas normal seperti biasanya tanpa takut tertular. Sehingga tidak mengganggu kegiatan sosial, ekonomi, pendidikan, perdagangan dan lain sebagainya.













