BANDUNG: Dana pagu pembangunan Rp.100 juta ditiap RW, Karang Taruna, PKK, dan LPM kota Bandung berupa bantuan kegiatan masyarakat PIPPK tahun 2015, difokuskan untuk infrastruktur dan kebersihan dengan persentase 70-30.
“Untuk tahun 2016, persentase infrastruktur dan kebersihan akan lebih mengecil dan akan diperbesar persentase untuk sosial dan ekonomi,” demikian diungkapkan Wali Kota Bandung, M Ridwan Kamil saat melaunching Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK) Tahun 2016 di Auditorium Sasana Budaya Ganesa, Bandung, Kamis (11/02/2016).
Ditempat yang sama, Sekretaris Daerah Kota Bandung, Yossi Irianto menyampaikan pelaksanaan PIPPK tahun 2015 telah terealisasi sebesar Rp. 213.551.758.523,- dari total anggaran Rp. 228.661.346.556,- atau terserap sebesar 93,39 persen.
"Realisasi anggaran PIPPK tersebut digunakan untuk infrastruktur 35,61 persen, kebersihan 43,44 persen, pelatihan masyarakat 5,08 persen, dan fasilitasi lembaga kemasyarakatan sebesar 15,87 persen, pelaksanaan PIPPK tahun 2015 ini juga menyerap partisipasi masyarakat sebesar Rp. 39.198.300.000 atau 19,30 persen dari total anggaran PIPPK tahun 2015," terang Yossi. (BD)













