Dalam diskusi tersebut, tiga narasumber terdiri dari Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan R,I Hasan Hasbi Nasbi dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana yang diwakili Sekretaris Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola, Ermia Sofiyessi, serta tokoh Papua Selatan, Johanes Gluba Gebze, menyoroti peran penting gizi seimbang dalam mendukung pertumbuhan anak-anak Indonesia, terutama di masa pertumbuhan emas. Mereka juga menekankan perlunya sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat dalam memastikan ketersediaan informasi gizi yang akurat serta akses terhadap pangan yang berkualitas.
Yayasan Gardu 08 Indonesia menilai bahwa, media memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan informasi terkait pentingnya gizi seimbang kepada masyarakat luas. Dengan kolaborasi berbagai pihak, diharapkan dapat tercipta solusi nyata dalam menangani permasalahan gizi di Indonesia, seperti stunting dan kurang gizi yang masih menjadi tantangan.












