Dalam negara demokrasi, dialog adalah jalan yang jauh lebih bermartabat daripada konfrontasi.
Ketika situasi sosial sedang sensitif, duduk bersama untuk membaca keadaan merupakan bentuk tanggung jawab politik. Tetapi dialog tidak boleh menjadi tujuan akhir.
Dialog harus melahirkan keputusan.
Keputusan harus melahirkan tindakan.
Dan tindakan harus menghasilkan perubahan yang dapat dirasakan.
Rakyat sudah terlalu sering mendengar kata “segera”. Yang dibutuhkan sekarang bukan sekadar kata itu, melainkan kepastian mengenai kapan dan bagaimana sesuatu akan dikerjakan.
Sebab dalam politik, waktu yang terlalu lama dapat mengubah harapan menjadi kekecewaan.
*JANGAN PERTENTANGKAN RAKYAT DENGAN NEGARA*
Di titik inilah kita perlu menjaga cara pandang.













