“Masyarakat saling bantu (melawan pandemi) tanpa membeda-bedakan suku, ras, dan agama. Mereka bantu tetangga dan teman-temannya di situasi yang tidak mudah,” ucapnya
Yana berpesan, hadirnya kampung toleransi ini juga mesti dibarengi tumbuhnya nilai-nilai toleransi itu sendiri, khususnya di Kota Bandung.
Selain itu, ia berpesan kepada seluruh masyarakat Kota Bandung untuk tetap menjaga toleransi dan menurunkan tradisi ini sampai ke generasi berikutnya.
“Terima kasih sudah sama-sama menjaga toleransi di Bandung yang luar biasa. Toleransi adalah salah satu warisan leluhur yang harus kita jaga,” pesannya.
Sementara itu, Tan Tjong Boe selaku pihak tuan rumah dari Vihara Tanda Bhakti menyebut peresmian ini sebagai peristiwa sejarah yang luar biasa.
Senada dengan Yana, ia juga menyebut toleransi merupakan bentuk kekuatan Indonesia sebagai sebuah bangsa yang besar.










