Dengan dilakukannya sosialisasi MBG di Kota Bukitinggi, masyarakat sangat antusias terhadap program MBG. Anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama menyampaikan permasalahan gizi yang terjadi hingga saat ini masih menjadi tantangan besar dalam pembangunan kesehatan di Indonesia.
“Kita menghadapi beban ganda gizi, mulai dari stunting, kekurangan zat gizi mikro, hingga meningkatnya prevalensi obesitas. Untuk itu, hadirnya Badan Gizi Nasional merupakan langkah strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, memperkuat intervensi berbasis bukti, serta memastikan kebijakan dan program gizi dapat dijalankan secara lebih efektif dan berkelanjutan,” terang Ade Rezki Pratama.
Visi ini menekankan bahwa SDM yang berkualitas adalah fondasi dari kemajuan bangsa, tidak hanya diukur dari kemampuan intelektual dan keterampilan, tetapi juga dari kesehatan fisik dan mental yang optimal yang semuanya dipengaruhi oleh pola makan dan status gizi.












