KAB. BANDUNG || bedanews.com — Saat melaksanakan Musrembang tingkat Kecamatan, Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Bandung, H. Hen Hen Asep Suhendar, menerima penyampaian aspirasi berupa intervensi anggaran dari Pemkab untuk pembangunan di Desa, dengan prioritas 78% Dana Desa agar digunakan pada kegiatan non infrastruktur.
Keluhan lainnya pada kegiatan tersebut, disebutkan legislator dari Fraksi PDI Perjuangan itu, mengenai masalah sampah yang tidak ada solusi dalam penanganannya hingga sekarang.
“Untuk itu masyarakat menginginkan jangan hanya mengajukan dan membangun TPS nya tapi harus dipikirkan untuk masalah pengolahan sampah itu sendiri agar ada dampak ekonomi bagi Rakyat,” katanya melalui telepon, Selasa 8 Pebruari 2022.
Menurutnya bukan tentang memilah dan memilih sampah bernilai ekonomis, tapi masyarakat itu membutuhkan tindakan nyata dengan harapan permasalahan sampah bisa segera teratasi.
Ia mengakui kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan masih minus, tapi jangan dari kesalahan itu terjadi pembiaran sehingga sampah menumpuk tidak di angkut dalam jangka waktu cukup lama.
Lebih lanjut ia membahas pesatnya kemajuan wisata yang tidak ditunjang dengan keleluasaan infrastruktur. Dampaknya jelas akan terjadi kemacetan panjang.
“Jadi saat ini kita membutuhkan sarana transportasi alternatif yang bisa mengurai dan mengurangi kemacetan,” ujarnya.
Kegiatan Musrembang yang diselenggarakan di Kecamatan Soreang itu, berkenan hadir Wakil Bupati Bandung, H. Sahrul Gunawan, yang mendampingi acara hingga selesai.***













