Usai meninjau jembatan, Presiden Prabowo bersama Wapang TNI dan rombongan melanjutkan peninjauan ke Posko Kesehatan Kodam I/Bukit Barisan yang berada di Desa Batu Hula. Di posko tersebut, Presiden berdialog dengan tenaga kesehatan guna memastikan pelayanan medis bagi masyarakat terdampak bencana berjalan optimal dan berkesinambungan.
Kapten CKM drg. Alfian dari Kesdam I/Bukit Barisan menjelaskan bahwa tim medis telah bertugas sejak awal bencana, dan lebih dari 2.300 pasien telah mendapatkan layanan, dengan kasus terbanyak berupa infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) serta infeksi kulit. “Paling banyak yang kami tangani ISPA dan infeksi kulit,” jelasnya.
TNI hadir tidak hanya sebagai kekuatan pertahanan negara, tetapi juga sebagai salah satu garda terdepan dalam membantu masyarakat melalui dukungan pos kesehatan dan pembangunan infrastruktur darurat seiring dengan komitmen pemerintah mewujudkan pemulihan pascabencana yang terpadu melalui sinergi TNI, pemerintah daerah, dan tenaga kesehatan agar rehabilitasi masyarakat Tapanuli Selatan berjalan cepat, aman, dan berkelanjutan.













