Wanita yang dimaksud diketahui banyak warga sekitar dan mereka yang sering melewati jalanan itu sejak lama tinggal di salah satu titik pinggiran trotoar jalan yang terhalang saluran air, tidak jauh dari kantor Desa Mulyamekar, Babakancikao, Purwakarta, arah Sadang dari Ciseureuh, Purwakarta.
“Miris wanita itu terlihat seperti wanita biasa, tapi terkadang tengah malam suka terdengar teriakan seolah meluapkan emosi marah entah kepada siapa, adakalanya memegang boneka seakan ada yang diingat yang membuatnya demikian kecewa dan marah serta teriak, kalau bicara banyak nyambungnya tapi ada juga yang dirasa janggal, tinggal ditempat itu sudah berbulan, kasihan, bagaimanapun dia perlu bantuan pihak terkait dengan pengamanan untuk orang dalam keadaan seperti itu, silahkan cek sendiri, melihat langsung kondisinya, yakin kalau ada tim di Negara ini yang benar-benar mampu peduli sesuai bidangnya masing-masing, Wanita bisa sembuh dan hidup layak sebagaimana aturan Negara,” ungkap seorang warga sekitar yang tidak mau ditulis namanya.











